<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhatan Susi Pudjiastuti soal Ikan Tongkol USD1</title><description>Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dibuat kesal oleh nelayan asing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/05/320/1061450/curhatan-susi-pudjiastuti-soal-ikan-tongkol-usd1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/05/320/1061450/curhatan-susi-pudjiastuti-soal-ikan-tongkol-usd1"/><item><title>Curhatan Susi Pudjiastuti soal Ikan Tongkol USD1</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/05/320/1061450/curhatan-susi-pudjiastuti-soal-ikan-tongkol-usd1</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/05/320/1061450/curhatan-susi-pudjiastuti-soal-ikan-tongkol-usd1</guid><pubDate>Rabu 05 November 2014 16:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/05/320/1061450/curhatan-susi-pudjiastuti-soal-ikan-tongkol-usd1-IXrTS1Zr4g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Curhatan Susi Pudjiastuti soal Ikan Tongkol USD1 (Susi Pudjiastuti: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/05/320/1061450/curhatan-susi-pudjiastuti-soal-ikan-tongkol-usd1-IXrTS1Zr4g.jpg</image><title>Curhatan Susi Pudjiastuti soal Ikan Tongkol USD1 (Susi Pudjiastuti: Okezone)</title></images><description>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dibuat kesal oleh nelayan asing. Pasalnya ikan tongkol yang ditangkap di perairan Indonesia dijual dengan harga minimal USD1 atau setara dengan Rp12.200.

&quot;Saya sudah geram dengan keberadaan kapal asing di laut Indonesia. Alasannya, Indonesia sangat dirugikan dengan aktivitas kapal asing di perairan Indonesia,&quot; ujar Susi di jejarang sosial miliknya, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Selain merusak lingkungan, dirinya mengatakan kapal tersebut membayar retribusi kecil. Padahal hasil yang mereka keruk dari laut Indonesia sangatlah besar.

&quot;Ikan tongkol paling murah USD 1, mereka melaut semalam minimal dapat 10 ton. Dalam satu tahun mereka berlayar 200 hari, itu USD 2,4 juta atau setara Rp29 Miliar,&quot; ujarnya.

Apalagi, lanjut Susi, kapal asing juga meraup keuntungan karena kelicikannya memegang empat izin. Mereka bisa berganti bendera seenaknya dan dengan mudah pulang ke negara mereka tanpa melaporkan atau membayar izin banyak.

&quot;Ini manipulasi luar biasa. we dont get anything, ini konyol,&quot; ujarnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8wNC80LzU2ODA3LzM4NzQyMTEwMzAwMDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dibuat kesal oleh nelayan asing. Pasalnya ikan tongkol yang ditangkap di perairan Indonesia dijual dengan harga minimal USD1 atau setara dengan Rp12.200.

&quot;Saya sudah geram dengan keberadaan kapal asing di laut Indonesia. Alasannya, Indonesia sangat dirugikan dengan aktivitas kapal asing di perairan Indonesia,&quot; ujar Susi di jejarang sosial miliknya, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Selain merusak lingkungan, dirinya mengatakan kapal tersebut membayar retribusi kecil. Padahal hasil yang mereka keruk dari laut Indonesia sangatlah besar.

&quot;Ikan tongkol paling murah USD 1, mereka melaut semalam minimal dapat 10 ton. Dalam satu tahun mereka berlayar 200 hari, itu USD 2,4 juta atau setara Rp29 Miliar,&quot; ujarnya.

Apalagi, lanjut Susi, kapal asing juga meraup keuntungan karena kelicikannya memegang empat izin. Mereka bisa berganti bendera seenaknya dan dengan mudah pulang ke negara mereka tanpa melaporkan atau membayar izin banyak.

&quot;Ini manipulasi luar biasa. we dont get anything, ini konyol,&quot; ujarnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8wNC80LzU2ODA3LzM4NzQyMTEwMzAwMDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
