<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Kita Sangat Boros!</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa bangsa Indonesia selama lima tahun belakangan ini sangat boros.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/20/1062212/jokowi-kita-sangat-boros</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/20/1062212/jokowi-kita-sangat-boros"/><item><title>Jokowi: Kita Sangat Boros!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/20/1062212/jokowi-kita-sangat-boros</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/20/1062212/jokowi-kita-sangat-boros</guid><pubDate>Jum'at 07 November 2014 09:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/07/20/1062212/jokowi-kita-sangat-boros-a0xe8ufGE7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi: Kita Sangat Boros! (Presiden Joko Widodo: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/07/20/1062212/jokowi-kita-sangat-boros-a0xe8ufGE7.jpg</image><title>Jokowi: Kita Sangat Boros! (Presiden Joko Widodo: Okezone)</title></images><description>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa bangsa Indonesia selama lima tahun belakangan ini sangat boros. Hal ini tidak terlepas dari anggaran subsidi BBM yang lebih besar dari anggaran lainnya.
&quot;Selama lima tahun belakangan ini, anggaran subsidi BBM kita kurang lebih Rp714 triliun, untuk kesehatan hanya Rp220 triliun, untuk infrastruktur Rp574 triliun. Boros enggak kita? Sangat boros,&quot; tegas Jokowi di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (7/11/2014).&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/08/26/16031/100384_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Jokowi menambahkan, anggaran subsidi BBM yang besar ini pun setiap hari hanya dibakar tanpa masyarakat sadar bahwa anggaran pembangunan nasional, tersandera dengan anggaran subsidi BBM.
&quot;Dan tiap hari itu kita bakar, kita bakar dan kita enggak sadar, bahwa kita boros. Uang Rp714 triliun hanya dibakar, kan itu namanya boros,&quot; paparnya.
Untuk itu, Jokowi akan menghentikan sifat boros bangsa ini dengan caranya pengalihan subsidi BBM ke arah lebih produktif. &quot;Oleh sebab itu, kita hentikan boros ini. APBN kita sudah untuk sektor produktif, bukan untuk sektor konsumtif lagi,&quot; cetusnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8wMS8yMi81Njc1My8zODY5ODIzMDU5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa bangsa Indonesia selama lima tahun belakangan ini sangat boros. Hal ini tidak terlepas dari anggaran subsidi BBM yang lebih besar dari anggaran lainnya.
&quot;Selama lima tahun belakangan ini, anggaran subsidi BBM kita kurang lebih Rp714 triliun, untuk kesehatan hanya Rp220 triliun, untuk infrastruktur Rp574 triliun. Boros enggak kita? Sangat boros,&quot; tegas Jokowi di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (7/11/2014).&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/08/26/16031/100384_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Jokowi menambahkan, anggaran subsidi BBM yang besar ini pun setiap hari hanya dibakar tanpa masyarakat sadar bahwa anggaran pembangunan nasional, tersandera dengan anggaran subsidi BBM.
&quot;Dan tiap hari itu kita bakar, kita bakar dan kita enggak sadar, bahwa kita boros. Uang Rp714 triliun hanya dibakar, kan itu namanya boros,&quot; paparnya.
Untuk itu, Jokowi akan menghentikan sifat boros bangsa ini dengan caranya pengalihan subsidi BBM ke arah lebih produktif. &quot;Oleh sebab itu, kita hentikan boros ini. APBN kita sudah untuk sektor produktif, bukan untuk sektor konsumtif lagi,&quot; cetusnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8wMS8yMi81Njc1My8zODY5ODIzMDU5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
