<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Nonton Super Junior 2 Kali, Ini Alasannya</title><description>Industri kreatif di Korea Selatan sudah maju, hal ini dapat dilihat dari segi musik dan tari yang munculnya K-Pop.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/320/1062282/jokowi-nonton-super-junior-2-kali-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/320/1062282/jokowi-nonton-super-junior-2-kali-ini-alasannya"/><item><title>Jokowi Nonton Super Junior 2 Kali, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/320/1062282/jokowi-nonton-super-junior-2-kali-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/320/1062282/jokowi-nonton-super-junior-2-kali-ini-alasannya</guid><pubDate>Jum'at 07 November 2014 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/07/320/1062282/jokowi-nonton-super-junior-2-kali-ini-alasannya-IgNFTVIpTx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Nonton Super Junior 2 Kali, Ini Alasannya (Jokowi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/07/320/1062282/jokowi-nonton-super-junior-2-kali-ini-alasannya-IgNFTVIpTx.jpg</image><title>Jokowi Nonton Super Junior 2 Kali, Ini Alasannya (Jokowi: Okezone)</title></images><description>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA - Industri kreatif di Korea Selatan sudah maju, hal ini dapat dilihat dari segi musik dan tari yang munculnya K-Pop. Dalam beberapa waktu belakangan ini, K-Pop ini sudah mendunia.

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi) saking majunya industri kreatif di Korsel, dirinya bela-belain menonton K-Pop sampai dua kali. Jokowi mengaku, cara ini ditempuh bukan karena ingin melihat panggung dan lightingnya, tapi manajamennya.

&quot;Saya sampai nonton konser Super Junior dua kali. Saya ingin tahu, kenapa bisa disiapkan seperti itu, karena itu disiapkan detail, sekian ribu orang dipilih-pilih, ditraining seperti militer, yang tidak sesuai sangat banyak. Sehingga produk ini muncul. Itu disiapkan selama 13 tahun,&quot; kata Jokowi di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Jokowi menjelaskan, kalau ingin memajukan industri kreatif khususnya musik dan tari tetapi panggungnya kecil, hal tersebut tidak akan cukup memajukan industri ini.

&quot;Panggung itu dibuat 200-300 meter itu mungkin, orang lihat akan kaget dulu. Pas tarian dan musik tampil akan kaget lagi. Industri ini akan maju, tapi ini lighting dan panggung-panggung. Itu produknya harus disiapkan,&quot; paparnya.

Di sisi lain, untuk produk animasi lanjut Jokowi mengatakan, sudah banyak dijual asal Bandung. Selain itu, game Indonesia terbesar pun yang buat itu orang Yogyakarta, namun dimiliki oleh asing.

&quot;Itu yang dimiliki oleh negara Austria, itu Gameloft. Padahal yang buat kita. Kita harus menarik semua itu, yang buat kita, milik kita, uang buat kita. Tapi Ini butuh dukungan semua,&quot; tegasnya.
</description><content:encoded>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA - Industri kreatif di Korea Selatan sudah maju, hal ini dapat dilihat dari segi musik dan tari yang munculnya K-Pop. Dalam beberapa waktu belakangan ini, K-Pop ini sudah mendunia.

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi) saking majunya industri kreatif di Korsel, dirinya bela-belain menonton K-Pop sampai dua kali. Jokowi mengaku, cara ini ditempuh bukan karena ingin melihat panggung dan lightingnya, tapi manajamennya.

&quot;Saya sampai nonton konser Super Junior dua kali. Saya ingin tahu, kenapa bisa disiapkan seperti itu, karena itu disiapkan detail, sekian ribu orang dipilih-pilih, ditraining seperti militer, yang tidak sesuai sangat banyak. Sehingga produk ini muncul. Itu disiapkan selama 13 tahun,&quot; kata Jokowi di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Jokowi menjelaskan, kalau ingin memajukan industri kreatif khususnya musik dan tari tetapi panggungnya kecil, hal tersebut tidak akan cukup memajukan industri ini.

&quot;Panggung itu dibuat 200-300 meter itu mungkin, orang lihat akan kaget dulu. Pas tarian dan musik tampil akan kaget lagi. Industri ini akan maju, tapi ini lighting dan panggung-panggung. Itu produknya harus disiapkan,&quot; paparnya.

Di sisi lain, untuk produk animasi lanjut Jokowi mengatakan, sudah banyak dijual asal Bandung. Selain itu, game Indonesia terbesar pun yang buat itu orang Yogyakarta, namun dimiliki oleh asing.

&quot;Itu yang dimiliki oleh negara Austria, itu Gameloft. Padahal yang buat kita. Kita harus menarik semua itu, yang buat kita, milik kita, uang buat kita. Tapi Ini butuh dukungan semua,&quot; tegasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
