<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Susi: Rokok Saya Saja Lebih Mahal dari Retribusi Kapal</title><description>Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kelautan masih sangat minim.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/320/1062314/susi-rokok-saya-saja-lebih-mahal-dari-retribusi-kapal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/320/1062314/susi-rokok-saya-saja-lebih-mahal-dari-retribusi-kapal"/><item><title>Susi: Rokok Saya Saja Lebih Mahal dari Retribusi Kapal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/320/1062314/susi-rokok-saya-saja-lebih-mahal-dari-retribusi-kapal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/07/320/1062314/susi-rokok-saya-saja-lebih-mahal-dari-retribusi-kapal</guid><pubDate>Jum'at 07 November 2014 13:04 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/07/320/1062314/susi-rokok-saya-saja-lebih-mahal-dari-retribusi-kapal-mC0Zb1oTOM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Susi: Rokok Saya Saja Lebih Mahal dari Retribusi Kapal (Susi Pudjiastuti: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/07/320/1062314/susi-rokok-saya-saja-lebih-mahal-dari-retribusi-kapal-mC0Zb1oTOM.jpg</image><title>Susi: Rokok Saya Saja Lebih Mahal dari Retribusi Kapal (Susi Pudjiastuti: Okezone)</title></images><description>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA - Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kelautan masih sangat minim. Pasalnya,  retribusi dari kapal-kapal pengangkut ikan masih sangat minim.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, retribusi dari kapal-kapal tersebut masih sangat minim. Saking minimnya, retribusi tersebut tidak lebih mahal dari harga rokoknya.
&quot;Rokok saya saja lebih mahal dari retribusinya. Itu cuma Rp8.000 per kapal per tahun,&quot; sebut Susi di depan 100 CEO di hotel Four Season, Jakarta, Jumat (7/11/2014).
&amp;nbsp;
&quot;Per tahun loh itu, kecil sekali. Coba sekarang, makan di Warteg saja sudah enggak cukup dengan duit segitu,&quot; tambah dia.
Oleh karenanya, dia berencana untuk menghapuskan segala subsidi untuk kapal-kapal dengan berat di atas 30 gross ton. Menurut dia, subsidi yang digunakan untuk bahan bakar tersebut, akan lebih bagus jika dialihkan langsung pada para nelayan.
&quot;Hilangkan subsidi minyak yang Rp11 triliun, dan alihkan pada nelayan. Saya yakin mereka lebih senang. Jadi saya kan juga bisa lebih populer,&quot; tutup Susi diiringi tawa.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8wNy82LzU2OTExLzM4Nzk3NzQwNDEwMDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA - Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kelautan masih sangat minim. Pasalnya,  retribusi dari kapal-kapal pengangkut ikan masih sangat minim.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, retribusi dari kapal-kapal tersebut masih sangat minim. Saking minimnya, retribusi tersebut tidak lebih mahal dari harga rokoknya.
&quot;Rokok saya saja lebih mahal dari retribusinya. Itu cuma Rp8.000 per kapal per tahun,&quot; sebut Susi di depan 100 CEO di hotel Four Season, Jakarta, Jumat (7/11/2014).
&amp;nbsp;
&quot;Per tahun loh itu, kecil sekali. Coba sekarang, makan di Warteg saja sudah enggak cukup dengan duit segitu,&quot; tambah dia.
Oleh karenanya, dia berencana untuk menghapuskan segala subsidi untuk kapal-kapal dengan berat di atas 30 gross ton. Menurut dia, subsidi yang digunakan untuk bahan bakar tersebut, akan lebih bagus jika dialihkan langsung pada para nelayan.
&quot;Hilangkan subsidi minyak yang Rp11 triliun, dan alihkan pada nelayan. Saya yakin mereka lebih senang. Jadi saya kan juga bisa lebih populer,&quot; tutup Susi diiringi tawa.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8wNy82LzU2OTExLzM4Nzk3NzQwNDEwMDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
