<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Dirut Pertamina dari Eksternal, Pasti Punya Kepentingan&quot;</title><description>Jika dirut Pertamina berasal dari eksternal, dipastikan ada kepetingan lain di dalamnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/10/19/1063501/dirut-pertamina-dari-eksternal-pasti-punya-kepentingan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/10/19/1063501/dirut-pertamina-dari-eksternal-pasti-punya-kepentingan"/><item><title>&quot;Dirut Pertamina dari Eksternal, Pasti Punya Kepentingan&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/10/19/1063501/dirut-pertamina-dari-eksternal-pasti-punya-kepentingan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/10/19/1063501/dirut-pertamina-dari-eksternal-pasti-punya-kepentingan</guid><pubDate>Senin 10 November 2014 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Meutia Febrina Anugrah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/10/19/1063501/dirut-pertamina-dari-eksternal-pasti-punya-kepentingan-rUkoF7rzVP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gedung Pertamina. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/10/19/1063501/dirut-pertamina-dari-eksternal-pasti-punya-kepentingan-rUkoF7rzVP.jpg</image><title>Ilustrasi gedung Pertamina. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dalam memilih direktur utama Pertamina, Presiden Jokowi disarankan melibatkan kembali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pasalnya, pemilihan menteri juga melalui mekanisme yang sama.

&quot;Pak Jokowi kan ketika memilih menteri melibatkan KPK dan PPATK. Memilih dirut Pertamina juga harus melibatkan dua instansi tersebut,&quot; kata anggota Komisi VII DPR Kurtubi di Jakarta, Senin (10/11/2014).

&quot;Kedua instansi tersebut bisa menetapkan kriteria yang harus dipenuhi, misalnya harus profesional, amanah, bebas korupsi, enggak mempan intervensi dari luar,&quot; tambahnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/29/16962/105654_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Mantan Dirut Pertamina Husein

Menurut dia, sebaiknya calon dirut Pertamina akan lebih baik jika berasal dari internal Pertamina. &quot;Saya cenderung memilih lebih baik dari internal saja. Karena dari sisi manajemen lebih baik,&quot; tuturnya.

Kurtubi mengatakan, jika dirut Pertamina dari eksternal Pertamina, dikhawatirkan akan ada campur tangan para penguasa. &quot;Saya enggak percaya orang-orang luar itu enggak ada kepentingan. Pasti ada,&quot; tutup dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam memilih direktur utama Pertamina, Presiden Jokowi disarankan melibatkan kembali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pasalnya, pemilihan menteri juga melalui mekanisme yang sama.

&quot;Pak Jokowi kan ketika memilih menteri melibatkan KPK dan PPATK. Memilih dirut Pertamina juga harus melibatkan dua instansi tersebut,&quot; kata anggota Komisi VII DPR Kurtubi di Jakarta, Senin (10/11/2014).

&quot;Kedua instansi tersebut bisa menetapkan kriteria yang harus dipenuhi, misalnya harus profesional, amanah, bebas korupsi, enggak mempan intervensi dari luar,&quot; tambahnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/29/16962/105654_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Mantan Dirut Pertamina Husein

Menurut dia, sebaiknya calon dirut Pertamina akan lebih baik jika berasal dari internal Pertamina. &quot;Saya cenderung memilih lebih baik dari internal saja. Karena dari sisi manajemen lebih baik,&quot; tuturnya.

Kurtubi mengatakan, jika dirut Pertamina dari eksternal Pertamina, dikhawatirkan akan ada campur tangan para penguasa. &quot;Saya enggak percaya orang-orang luar itu enggak ada kepentingan. Pasti ada,&quot; tutup dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
