<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengembang Properti Akan Hadapi Tantangan di 2015</title><description>Pengembang properti di Tanah Air akan menghadapi tantangan di 2015</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/11/470/1063808/pengembang-properti-akan-hadapi-tantangan-di-2015</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/11/470/1063808/pengembang-properti-akan-hadapi-tantangan-di-2015"/><item><title>Pengembang Properti Akan Hadapi Tantangan di 2015</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/11/470/1063808/pengembang-properti-akan-hadapi-tantangan-di-2015</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/11/470/1063808/pengembang-properti-akan-hadapi-tantangan-di-2015</guid><pubDate>Selasa 11 November 2014 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/11/470/1063808/pengembang-properti-akan-hadapi-tantangan-di-2015-laPzMJb4B7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengembang Properti Akan Hadapi Tantangan di 2015 (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/11/470/1063808/pengembang-properti-akan-hadapi-tantangan-di-2015-laPzMJb4B7.jpg</image><title>Pengembang Properti Akan Hadapi Tantangan di 2015 (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA &amp;ndash; Pengembang properti di Tanah Air akan menghadapi tantangan di 2015. Pengembang perumahan di Indonesia tahun 2015 akan menghadapi tingginya suku bunga dan perlambatan pertumbuhan rata-rata harga jual.

Serta, politik yang tidak pasti dari konflik potensial antara pemerintahan baru dan parlemen oposisi. Dimana semuanya akan mempengaruhi pembeli untuk menahan pembeliannya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/04/17047/106194_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Fitch meyakini, pengembang rumah di Indonesia akan mempertahankan kesehatan aliran kas yang semakin mengembang. Karena akan ada permintaan yang solid berkelanjutan, tidak terkecuali menengah hingga kebawah produk properti, dan margin buffer yang cukup. Demikian seperti dikutip dari risetnya di Jakarta, Senin (11/11/2014).

Perkiraan stabil di sektor tersebut akan tertekan karena likuiditas. Mengeringnya likuiditas yang signifikan akan menaikkan risiko keuangan dan batas tersedianya hipotik dari pembeli.
</description><content:encoded>

 
&amp;nbsp;
 
JAKARTA &amp;ndash; Pengembang properti di Tanah Air akan menghadapi tantangan di 2015. Pengembang perumahan di Indonesia tahun 2015 akan menghadapi tingginya suku bunga dan perlambatan pertumbuhan rata-rata harga jual.

Serta, politik yang tidak pasti dari konflik potensial antara pemerintahan baru dan parlemen oposisi. Dimana semuanya akan mempengaruhi pembeli untuk menahan pembeliannya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/04/17047/106194_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Fitch meyakini, pengembang rumah di Indonesia akan mempertahankan kesehatan aliran kas yang semakin mengembang. Karena akan ada permintaan yang solid berkelanjutan, tidak terkecuali menengah hingga kebawah produk properti, dan margin buffer yang cukup. Demikian seperti dikutip dari risetnya di Jakarta, Senin (11/11/2014).

Perkiraan stabil di sektor tersebut akan tertekan karena likuiditas. Mengeringnya likuiditas yang signifikan akan menaikkan risiko keuangan dan batas tersedianya hipotik dari pembeli.
</content:encoded></item></channel></rss>
