<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga &amp; Penjualan Residensial Tumbuh Melambat</title><description>Pasar properti tampaknya mulai menunjukan perlambatan, khususnya kenaikan harga dan volume penjualan properti residensial di pasar primer.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/12/470/1064303/harga-penjualan-residensial-tumbuh-melambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/12/470/1064303/harga-penjualan-residensial-tumbuh-melambat"/><item><title>Harga &amp; Penjualan Residensial Tumbuh Melambat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/12/470/1064303/harga-penjualan-residensial-tumbuh-melambat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/12/470/1064303/harga-penjualan-residensial-tumbuh-melambat</guid><pubDate>Rabu 12 November 2014 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/12/470/1064303/harga-penjualan-residensial-tumbuh-melambat-lKl78PHyxN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga &amp; Penjualan Residensial Tumbuh Melambat. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/12/470/1064303/harga-penjualan-residensial-tumbuh-melambat-lKl78PHyxN.jpg</image><title>Harga &amp; Penjualan Residensial Tumbuh Melambat. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pasar properti tampaknya mulai menunjukan perlambatan. Terlihat dari melambatnya kenaikan harga dan volume penjualan properti residensial di pasar primer pada kuartal III-2014.
&amp;nbsp;
Survei Harga Properti Residensial (SPHR) yang dilakukan Bank Indonesia  (BI) pada triwulan III tahun ini menunjukan kelesuan kenaikan harga di pasar primer. Perlambatan kenaikan harga nampaknya akan menimpa pada semua tipe rumah, khususnya rumah tipe kecil.
&amp;nbsp;
Dalam hasil risetnya tersebut, Rabu (12/11/2014), terungkap Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan III yang hanya tumbuh sebesar 1,46 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencapai 1,69 persen.
&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/04/17046/106188_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;nbsp;
Seiring dengan pertumbuhan harga yang melambat, volume penjualan juga menunjukan perlambatan. Menurut hasil survei, volume penjualan properti residensial pada triwulan III tahun ini hanya tumbuh sebesar 33,69 persen. Pertumbuhan itu lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 36,65 persen.
&amp;nbsp;
Kemudian hasil survei juga menunjukan bahwa kebanyakan pembiayaan proyek properti residensial bertumpu dari dana internal pengembang. Sementara itu, sumber pembiayaan pembeli masih banyak memanfaatkan pembiayaan perbankan, yakni sebesar 76,07 persen responden masih menggunakan KPR, khususnya untuk pembelian rumah tipe kecil.
&amp;nbsp;
Selain itu, SHPR juga memperkirakan untuk triwulan IV, harga properti diproyeksi akan tumbuh 0,63 persen, melambat dibandingkan pertumbuhan sebelumnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pasar properti tampaknya mulai menunjukan perlambatan. Terlihat dari melambatnya kenaikan harga dan volume penjualan properti residensial di pasar primer pada kuartal III-2014.
&amp;nbsp;
Survei Harga Properti Residensial (SPHR) yang dilakukan Bank Indonesia  (BI) pada triwulan III tahun ini menunjukan kelesuan kenaikan harga di pasar primer. Perlambatan kenaikan harga nampaknya akan menimpa pada semua tipe rumah, khususnya rumah tipe kecil.
&amp;nbsp;
Dalam hasil risetnya tersebut, Rabu (12/11/2014), terungkap Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan III yang hanya tumbuh sebesar 1,46 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencapai 1,69 persen.
&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/04/17046/106188_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;nbsp;
Seiring dengan pertumbuhan harga yang melambat, volume penjualan juga menunjukan perlambatan. Menurut hasil survei, volume penjualan properti residensial pada triwulan III tahun ini hanya tumbuh sebesar 33,69 persen. Pertumbuhan itu lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 36,65 persen.
&amp;nbsp;
Kemudian hasil survei juga menunjukan bahwa kebanyakan pembiayaan proyek properti residensial bertumpu dari dana internal pengembang. Sementara itu, sumber pembiayaan pembeli masih banyak memanfaatkan pembiayaan perbankan, yakni sebesar 76,07 persen responden masih menggunakan KPR, khususnya untuk pembelian rumah tipe kecil.
&amp;nbsp;
Selain itu, SHPR juga memperkirakan untuk triwulan IV, harga properti diproyeksi akan tumbuh 0,63 persen, melambat dibandingkan pertumbuhan sebelumnya.</content:encoded></item></channel></rss>
