<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemendag Bantah Harga Cabai Mahal</title><description>Secara umum harga stabil dan pasokan masih mencukupi, khususnya terhadap cabai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/16/320/1066263/kemendag-bantah-harga-cabai-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/16/320/1066263/kemendag-bantah-harga-cabai-mahal"/><item><title>Kemendag Bantah Harga Cabai Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/16/320/1066263/kemendag-bantah-harga-cabai-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/16/320/1066263/kemendag-bantah-harga-cabai-mahal</guid><pubDate>Minggu 16 November 2014 18:34 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/16/320/1066263/kemendag-bantah-harga-cabai-mahal-mbtQYfZLhk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemendag Bantah Harga Cabai Mahal. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/16/320/1066263/kemendag-bantah-harga-cabai-mahal-mbtQYfZLhk.jpg</image><title>Kemendag Bantah Harga Cabai Mahal. (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Rapat koordinasi Kementerian Perdagangan (Kemendag), kepala dinas beserta kementerian terkait mengenai ketersediaan bahan pokok mendapatkan hasil bahwa secara umum harga stabil dan pasokan masih mencukupi, khususnya terhadap cabai.
&quot;Secara umum sebetulnya memang masalah stabilitas harga tergantung cuaca atau iklim, masalah logistik dan distribusi memang ada inefisiensi karna infrastruktur,&quot; ucap Direktur Jenderal (Dirjen) Holtikultura, Hasanuddin Ibrahim saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Minggu (16/11/2014).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/13/17200/107140_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Hasanuddin menambahkan bahwa kenaikan ini fenomena yang bisa diprediksi dan siklus harga yang berulang memang terjadi di November-Desember. Sehingga masyarakat tidak perlu panik menganai hal tersebut.
&quot;Oleh karena itu solusi sedang kita cari bagaimana supaya bisa stabil, salah satu ide adalah kita mendorong petani dengan menggunakan teknologi,&quot; tambah Hasanuddin.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8xMi8yMi81NzEwMi8zODg3NDM3MjA5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Hasanuddin juga menambahkan bahwa tidak semua daerah terkena dampak kenaikan harga cabai tersebut. Kita akan memonitor perdagangan antarpulau dan disini akan dibuat sistem info perdagangan cabai.
&quot;Daerah lain punya harga lebih murah untuk cabai. Jangan pukul rata, secara statistik keliru, secara ilmiah keliru,&quot; ucap Hasanuddin.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Rapat koordinasi Kementerian Perdagangan (Kemendag), kepala dinas beserta kementerian terkait mengenai ketersediaan bahan pokok mendapatkan hasil bahwa secara umum harga stabil dan pasokan masih mencukupi, khususnya terhadap cabai.
&quot;Secara umum sebetulnya memang masalah stabilitas harga tergantung cuaca atau iklim, masalah logistik dan distribusi memang ada inefisiensi karna infrastruktur,&quot; ucap Direktur Jenderal (Dirjen) Holtikultura, Hasanuddin Ibrahim saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Minggu (16/11/2014).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/13/17200/107140_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Hasanuddin menambahkan bahwa kenaikan ini fenomena yang bisa diprediksi dan siklus harga yang berulang memang terjadi di November-Desember. Sehingga masyarakat tidak perlu panik menganai hal tersebut.
&quot;Oleh karena itu solusi sedang kita cari bagaimana supaya bisa stabil, salah satu ide adalah kita mendorong petani dengan menggunakan teknologi,&quot; tambah Hasanuddin.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8xMi8yMi81NzEwMi8zODg3NDM3MjA5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Hasanuddin juga menambahkan bahwa tidak semua daerah terkena dampak kenaikan harga cabai tersebut. Kita akan memonitor perdagangan antarpulau dan disini akan dibuat sistem info perdagangan cabai.
&quot;Daerah lain punya harga lebih murah untuk cabai. Jangan pukul rata, secara statistik keliru, secara ilmiah keliru,&quot; ucap Hasanuddin.
</content:encoded></item></channel></rss>
