<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Perusahaan Bangun Refinery di Batam</title><description>BTN Power bersama dengan empat perusahaan lainnya sepakat untuk menggarap Batam Refinery Project. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/17/19/1066733/lima-perusahaan-bangun-refinery-di-batam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/17/19/1066733/lima-perusahaan-bangun-refinery-di-batam"/><item><title>Lima Perusahaan Bangun Refinery di Batam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/17/19/1066733/lima-perusahaan-bangun-refinery-di-batam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/17/19/1066733/lima-perusahaan-bangun-refinery-di-batam</guid><pubDate>Senin 17 November 2014 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/17/19/1066733/lima-perusahaan-bangun-refinery-di-batam-t9cdBjgofm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lima Perusahaan Bangun {Refinery} di Batam (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/17/19/1066733/lima-perusahaan-bangun-refinery-di-batam-t9cdBjgofm.jpg</image><title>Lima Perusahaan Bangun {Refinery} di Batam (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; BTN Power bersama dengan CMEC (China Machinery Engineering Corporation), Petro China South Energy Holdings Compeny, Fast Investment, dan PT Kuala Bara Perkasa sepakat untuk menggarap Batam Refinery Project. 
Proyek pengelolaan minyak yang berlokasi di salah satu lapangan Batam, Kepulauan Riau ini ditaksir menelan biaya sebesar USD4 miliar.
&quot;Biaya USD4 miliar, pendanaan 100 persen dari perusahaan China,&quot; papar Direktur Project Marketing, Harijono, di Jakarta, Senin (17/11/2014).
Pembangunan sendiri akan dimulai pada pertengahan 2015. Dan akan memiliki kapasitas 300 ribu barel per hari.
&quot;Pembagian hasilnya, 70 persen untuk China, 30 persen untuk Indonesia, tapi ini baru penjajakan, mungkin nanti kalau sudah ketemu dengan pemerintah bisa ada perubahan,&quot; tambahnya.
Proyek ini akan menyerap tenaga kerja sekitar 1.000-1.800 orang. &quot;Lahannya sudah siap 175 hektar, tidak menutup kemungkinan akan menambah jadi 300 hektar,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; BTN Power bersama dengan CMEC (China Machinery Engineering Corporation), Petro China South Energy Holdings Compeny, Fast Investment, dan PT Kuala Bara Perkasa sepakat untuk menggarap Batam Refinery Project. 
Proyek pengelolaan minyak yang berlokasi di salah satu lapangan Batam, Kepulauan Riau ini ditaksir menelan biaya sebesar USD4 miliar.
&quot;Biaya USD4 miliar, pendanaan 100 persen dari perusahaan China,&quot; papar Direktur Project Marketing, Harijono, di Jakarta, Senin (17/11/2014).
Pembangunan sendiri akan dimulai pada pertengahan 2015. Dan akan memiliki kapasitas 300 ribu barel per hari.
&quot;Pembagian hasilnya, 70 persen untuk China, 30 persen untuk Indonesia, tapi ini baru penjajakan, mungkin nanti kalau sudah ketemu dengan pemerintah bisa ada perubahan,&quot; tambahnya.
Proyek ini akan menyerap tenaga kerja sekitar 1.000-1.800 orang. &quot;Lahannya sudah siap 175 hektar, tidak menutup kemungkinan akan menambah jadi 300 hektar,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
