<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HT: Saat Orang Malas, Saya Rajin Luar Biasa</title><description>&quot;Saat orang menjadi malas. Saya rajin luar biasa, saya kerja dobel,&quot; kata  Hary Tanoesoedibjo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/18/320/1067423/ht-saat-orang-malas-saya-rajin-luar-biasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/18/320/1067423/ht-saat-orang-malas-saya-rajin-luar-biasa"/><item><title>HT: Saat Orang Malas, Saya Rajin Luar Biasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/18/320/1067423/ht-saat-orang-malas-saya-rajin-luar-biasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/18/320/1067423/ht-saat-orang-malas-saya-rajin-luar-biasa</guid><pubDate>Selasa 18 November 2014 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/18/320/1067423/ht-saat-orang-malas-saya-rajin-luar-biasa-k9bxPUe6w9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/18/320/1067423/ht-saat-orang-malas-saya-rajin-luar-biasa-k9bxPUe6w9.jpg</image><title>CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Krisis keuangan tahun 1998 menjadi momok menakutkan bagi banyak pengusaha. Namun, krisis ini malah menjadi momentum yang paling menguntungkan bagi Hary Tanoesoedibjo, CEO MNC Group.

&quot;The best performace that I have done in my life,&quot; sebut HT usai mengisi acara Frontline Orienataion for Sales and Marketing di MNC Tower, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Dia menjelaskan, MNC go public pada 1997, dan ekonomi kolaps pada 1998. Krisis finansial di tahun tersebut, kata HT, menyimpan dua makna, yakni problem dan opportunity.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/05/10/14608/91965_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Saya melihatnya sebagai opportunity. Saat orang menjadi malas. Saya rajin luar biasa, saya kerja dobel,&quot; sebut dia.

Saat itu, HT menyebut dirinya malah meraih keuntungan luar biasa. &quot;Saya setahun bisa untung lebih dari Rp1 triliun lebih. Masa itu, the best that I ever done,&quot; sebut dia.

Padahal, di saat itu, dirinya dihadapi cobaan. &quot;Saat itu banyak teman yang sering ajak main. Mereka berasal dari grup yang lebih besar dari MNC. Now, we are bigger than their grup,&quot; ucap HT.
</description><content:encoded>JAKARTA - Krisis keuangan tahun 1998 menjadi momok menakutkan bagi banyak pengusaha. Namun, krisis ini malah menjadi momentum yang paling menguntungkan bagi Hary Tanoesoedibjo, CEO MNC Group.

&quot;The best performace that I have done in my life,&quot; sebut HT usai mengisi acara Frontline Orienataion for Sales and Marketing di MNC Tower, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Dia menjelaskan, MNC go public pada 1997, dan ekonomi kolaps pada 1998. Krisis finansial di tahun tersebut, kata HT, menyimpan dua makna, yakni problem dan opportunity.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/05/10/14608/91965_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Saya melihatnya sebagai opportunity. Saat orang menjadi malas. Saya rajin luar biasa, saya kerja dobel,&quot; sebut dia.

Saat itu, HT menyebut dirinya malah meraih keuntungan luar biasa. &quot;Saya setahun bisa untung lebih dari Rp1 triliun lebih. Masa itu, the best that I ever done,&quot; sebut dia.

Padahal, di saat itu, dirinya dihadapi cobaan. &quot;Saat itu banyak teman yang sering ajak main. Mereka berasal dari grup yang lebih besar dari MNC. Now, we are bigger than their grup,&quot; ucap HT.
</content:encoded></item></channel></rss>
