<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Perlu Tingkatkan Investasi ke Luar Negeri</title><description>Investasi Langsung Ke luar negeri yang dilakukan Indonesia masih relatif  rendah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/24/20/1069864/indonesia-perlu-tingkatkan-investasi-ke-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/24/20/1069864/indonesia-perlu-tingkatkan-investasi-ke-luar-negeri"/><item><title>Indonesia Perlu Tingkatkan Investasi ke Luar Negeri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/24/20/1069864/indonesia-perlu-tingkatkan-investasi-ke-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/24/20/1069864/indonesia-perlu-tingkatkan-investasi-ke-luar-negeri</guid><pubDate>Senin 24 November 2014 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Prabawati Sriningrum </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/24/20/1069864/indonesia-perlu-tingkatkan-investasi-ke-luar-negeri-nLkXEmJ1IL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi investasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/24/20/1069864/indonesia-perlu-tingkatkan-investasi-ke-luar-negeri-nLkXEmJ1IL.jpg</image><title>Ilustrasi investasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia dirasa harus mulai menyeimbangkan antara pemasukan dari foreign Direct Investment (FDI) alias investasi asing langsung, dengan FDI Outflow. Pasalnya, masuknya Investasi Langsung ke dalam  negeri dapat menumbuhkan perekonomian negara.

Head of International Trade Research Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyrakat (LPEM UI), Kiki Verico, menyatakan bahwa Investasi Langsung Ke luar negeri yang dilakukan Indonesia masih relatif  rendah, dibandingkan dengan investasi langsung luar negeri yang masuk ke Indonesia.

&quot;FDI Indonesia yang keluar negeri cuma USD16,1 miliar pada 2014. Sedangkan, FDI yang ke dalam Indonesia USD230,3 miliar pada 2013,&quot; kata dia di Hotel Aryadutha, Jakarta, Senin (24/11/2014).

Investasi langsung ke luar negeri tersebut, lanjut dia, bisa digunakan pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia. Pasalnya, untuk mendapatkan investor yang ingin berinvestasi langsung ke Indonesia, pemerintah butuh meningkatkan tenaga kerja yang memadai.

&quot;Karena sekarang tenaga kerja kita masih berada di tingkat bawah, dibandingkan negara lain. Selain itu, untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas kita membutuhkan adanya pendidikan bagi ke tenagakerja Indonesia,&quot;ungkapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia dirasa harus mulai menyeimbangkan antara pemasukan dari foreign Direct Investment (FDI) alias investasi asing langsung, dengan FDI Outflow. Pasalnya, masuknya Investasi Langsung ke dalam  negeri dapat menumbuhkan perekonomian negara.

Head of International Trade Research Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyrakat (LPEM UI), Kiki Verico, menyatakan bahwa Investasi Langsung Ke luar negeri yang dilakukan Indonesia masih relatif  rendah, dibandingkan dengan investasi langsung luar negeri yang masuk ke Indonesia.

&quot;FDI Indonesia yang keluar negeri cuma USD16,1 miliar pada 2014. Sedangkan, FDI yang ke dalam Indonesia USD230,3 miliar pada 2013,&quot; kata dia di Hotel Aryadutha, Jakarta, Senin (24/11/2014).

Investasi langsung ke luar negeri tersebut, lanjut dia, bisa digunakan pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia. Pasalnya, untuk mendapatkan investor yang ingin berinvestasi langsung ke Indonesia, pemerintah butuh meningkatkan tenaga kerja yang memadai.

&quot;Karena sekarang tenaga kerja kita masih berada di tingkat bawah, dibandingkan negara lain. Selain itu, untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas kita membutuhkan adanya pendidikan bagi ke tenagakerja Indonesia,&quot;ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
