<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>25% Penduduk Miskin adalah Nelayan</title><description>Berdasarkan data BPS pada tahun 2011 mencatat jumlah nelayan miskin di Indonesia mencapai 7,87 juta atau sekitar 25,14 persen</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/24/320/1069854/25-penduduk-miskin-adalah-nelayan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/24/320/1069854/25-penduduk-miskin-adalah-nelayan"/><item><title>25% Penduduk Miskin adalah Nelayan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/24/320/1069854/25-penduduk-miskin-adalah-nelayan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/24/320/1069854/25-penduduk-miskin-adalah-nelayan</guid><pubDate>Senin 24 November 2014 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/24/320/1069854/25-penduduk-miskin-adalah-nelayan-oVRspLSXzR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">25% Penduduk Miskin adalah Nelayan (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/24/320/1069854/25-penduduk-miskin-adalah-nelayan-oVRspLSXzR.jpg</image><title>25% Penduduk Miskin adalah Nelayan (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kalangan penjaring ikan disebut sebagai salah satu kantong kelompok kemiskinan di Indonesia. Berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2011 mencatat jumlah nelayan miskin di Indonesia mencapai 7,87 juta atau sekitar 25,14 persen dari total penduduk miskin nasional yang mencapai 31,02 juta orang.

Wakil Ketua Fraksi PKS yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI Rofi Munawar ini memandang bahwa keberadaan nelayan sering kali terpinggirkan dalam beragam program bantuan sosial pemerintah.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/21/17338/108028_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Pemerintah selalu membangun argumentasi bahwa kenaikan BBM sebagai kebijakan untuk mengalihkan subsidi energi kepada berbagai program untuk masyarakat miskin, namun apa yang terjadi justru semakin mendorong mereka ke jurang kemiskinan diakibatkan melambungnya berbagai harga kebutuhan pokok,&quot; papar Rofi dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/11/2014).

Pihaknya menilai setelah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi, masyarakat tidak melihat pemerintah serius dan &amp;lsquo;blusukan&amp;rsquo; ke pusat-pusat kemiskinan.

&quot;Mereka sibuk membangun argumentasi dan alasan di berbagai forum, namun alpa dalam merealisasikan janji-janji politik bahwa tidak akan menaikan harga BBM,&quot; tukas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kalangan penjaring ikan disebut sebagai salah satu kantong kelompok kemiskinan di Indonesia. Berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2011 mencatat jumlah nelayan miskin di Indonesia mencapai 7,87 juta atau sekitar 25,14 persen dari total penduduk miskin nasional yang mencapai 31,02 juta orang.

Wakil Ketua Fraksi PKS yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI Rofi Munawar ini memandang bahwa keberadaan nelayan sering kali terpinggirkan dalam beragam program bantuan sosial pemerintah.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/21/17338/108028_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Pemerintah selalu membangun argumentasi bahwa kenaikan BBM sebagai kebijakan untuk mengalihkan subsidi energi kepada berbagai program untuk masyarakat miskin, namun apa yang terjadi justru semakin mendorong mereka ke jurang kemiskinan diakibatkan melambungnya berbagai harga kebutuhan pokok,&quot; papar Rofi dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/11/2014).

Pihaknya menilai setelah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi, masyarakat tidak melihat pemerintah serius dan &amp;lsquo;blusukan&amp;rsquo; ke pusat-pusat kemiskinan.

&quot;Mereka sibuk membangun argumentasi dan alasan di berbagai forum, namun alpa dalam merealisasikan janji-janji politik bahwa tidak akan menaikan harga BBM,&quot; tukas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
