<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Akhirnya Sandiaga Ungkap Alasan Mandala TigerAir Dihentikan</title><description>Pemilik saham mayoritas Mandala, Sandiaga Uno, mengungkapkan alasan Mandala berhenti beroperasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/25/320/1070450/akhirnya-sandiaga-ungkap-alasan-mandala-tigerair-dihentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/25/320/1070450/akhirnya-sandiaga-ungkap-alasan-mandala-tigerair-dihentikan"/><item><title>   Akhirnya Sandiaga Ungkap Alasan Mandala TigerAir Dihentikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/25/320/1070450/akhirnya-sandiaga-ungkap-alasan-mandala-tigerair-dihentikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/25/320/1070450/akhirnya-sandiaga-ungkap-alasan-mandala-tigerair-dihentikan</guid><pubDate>Selasa 25 November 2014 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/25/320/1070450/akhirnya-sandiaga-ungkap-alasan-mandala-tigerair-dihentikan-Bq2ebYEunW.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pesawat Mandala. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/25/320/1070450/akhirnya-sandiaga-ungkap-alasan-mandala-tigerair-dihentikan-Bq2ebYEunW.JPG</image><title>Ilustrasi pesawat Mandala. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Mandala TigerAir telah menghentikan operasi per 1 Juli 2014. Penghentian operasi ini telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pemilik saham mayoritas Mandala, Sandiaga Uno, mengaku sampai saat ini belum ada rencana untuk membangkitkan kembali aktivitas penerbangan Mandala. &quot;Belum ada,&quot; kata Sandiaga di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (25/112014).

Menurutnya, walaupun pertumbuhan kelas menengah tinggi, tidak berarti Mandala akan langsung dihidupkan kembali. &quot;Kita tahulah, bahwa kelas menengah bukan hanya tumbuh. Tapi jumlah dari penumpang itu tumbuh, tapi tergantung dua hal,&quot; sebutnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/05/20/9961/62059_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Sandiaga menjelaskan, dua hal yang menjadi pertimbangan industri penerbangan adalah harga avtur yang sangat tinggi dan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

&quot;Itu merupakan dua pukulan yang membuat industri penerbangan susah. Tapi saya rasa secara ke depannya industri ini akan tetap bagus kok,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Mandala TigerAir telah menghentikan operasi per 1 Juli 2014. Penghentian operasi ini telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pemilik saham mayoritas Mandala, Sandiaga Uno, mengaku sampai saat ini belum ada rencana untuk membangkitkan kembali aktivitas penerbangan Mandala. &quot;Belum ada,&quot; kata Sandiaga di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (25/112014).

Menurutnya, walaupun pertumbuhan kelas menengah tinggi, tidak berarti Mandala akan langsung dihidupkan kembali. &quot;Kita tahulah, bahwa kelas menengah bukan hanya tumbuh. Tapi jumlah dari penumpang itu tumbuh, tapi tergantung dua hal,&quot; sebutnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/05/20/9961/62059_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Sandiaga menjelaskan, dua hal yang menjadi pertimbangan industri penerbangan adalah harga avtur yang sangat tinggi dan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

&quot;Itu merupakan dua pukulan yang membuat industri penerbangan susah. Tapi saya rasa secara ke depannya industri ini akan tetap bagus kok,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
