<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lambatnya Perizinan Jadi Indikasi Terjadi Mafia Migas </title><description>
Indikasi mafia bisa terlihat dari banyaknya cost recofery karena lambatnya perizinan dari pihak Pemerintah.
&amp;nbsp;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/06/19/1075477/lambatnya-perizinan-jadi-indikasi-terjadi-mafia-migas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/12/06/19/1075477/lambatnya-perizinan-jadi-indikasi-terjadi-mafia-migas"/><item><title>Lambatnya Perizinan Jadi Indikasi Terjadi Mafia Migas </title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/06/19/1075477/lambatnya-perizinan-jadi-indikasi-terjadi-mafia-migas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/12/06/19/1075477/lambatnya-perizinan-jadi-indikasi-terjadi-mafia-migas</guid><pubDate>Sabtu 06 Desember 2014 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/06/19/1075477/lambatnya-perizinan-jadi-indikasi-terjadi-mafia-migas-BRYaeEalY6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lambatnya Perizinan Jadi Indikasi Terjadi Mafia Migas  (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/06/19/1075477/lambatnya-perizinan-jadi-indikasi-terjadi-mafia-migas-BRYaeEalY6.jpg</image><title>Lambatnya Perizinan Jadi Indikasi Terjadi Mafia Migas  (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA&amp;nbsp; - Tim reformasi tata kelola migas, dituntut harus mencari indikasi mafia migas diseluruh sektor. Bukan hanya di sektor hulu dan hilir, namun juga sektor pengambil keputusan

&quot;Sebenarnya kalau bicara mafia agak sulit, seperti udara yang tidak ada bentuknya. Informasi yang sampai saat ini juga simpang siur. Jangan-jangan yang perlu direformasi kerja dari Pemerintah dan DPR,&quot; ujar Direktur Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro dalam diskusi kecil di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/12/2014).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/17/17240/107384_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Lebih dalam dia menjelaskan, bahwa indikasi mafia bisa terlihat dari banyaknya cost recofery karena lambatnya perizinan dari pihak Pemerintah.

Menurutnya bisnis kilang itu marginer, jika Pemerintah tidak memberikan insentif untuk investor yang ingin membangun kilang minyak, maka kilang minyak juga tidak akan terbangun.

&quot;Jangan-jangan kerugian ini sebagian dari ketidakcepatan kerja Pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif,&quot; tambahnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA&amp;nbsp; - Tim reformasi tata kelola migas, dituntut harus mencari indikasi mafia migas diseluruh sektor. Bukan hanya di sektor hulu dan hilir, namun juga sektor pengambil keputusan

&quot;Sebenarnya kalau bicara mafia agak sulit, seperti udara yang tidak ada bentuknya. Informasi yang sampai saat ini juga simpang siur. Jangan-jangan yang perlu direformasi kerja dari Pemerintah dan DPR,&quot; ujar Direktur Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro dalam diskusi kecil di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/12/2014).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/17/17240/107384_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Lebih dalam dia menjelaskan, bahwa indikasi mafia bisa terlihat dari banyaknya cost recofery karena lambatnya perizinan dari pihak Pemerintah.

Menurutnya bisnis kilang itu marginer, jika Pemerintah tidak memberikan insentif untuk investor yang ingin membangun kilang minyak, maka kilang minyak juga tidak akan terbangun.

&quot;Jangan-jangan kerugian ini sebagian dari ketidakcepatan kerja Pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif,&quot; tambahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
