<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keunggulan Belanja Online dari Department Store</title><description>Berikut keunggulan belanja online dibandingkan dengan pergi ke department store.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/11/320/1077923/keunggulan-belanja-online-dari-department-store</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/12/11/320/1077923/keunggulan-belanja-online-dari-department-store"/><item><title>Keunggulan Belanja Online dari Department Store</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/11/320/1077923/keunggulan-belanja-online-dari-department-store</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/12/11/320/1077923/keunggulan-belanja-online-dari-department-store</guid><pubDate>Kamis 11 Desember 2014 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/11/320/1077923/keunggulan-belanja-online-dari-department-store-DX6MikZBcK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi belanja online. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/11/320/1077923/keunggulan-belanja-online-dari-department-store-DX6MikZBcK.jpg</image><title>Ilustrasi belanja online. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia dinilai masih belum mampu memberikan pengalaman berbelanja offline yang baik. Hal ini dikarenakan akses menuju tempat berbelanja masih sulit dijangkau. Selain itu persediaan barang yang ada di store terdekat belum dipastikan ada.

&quot;Offline shopping experience Indonesia masih cukup buruk. Bisa kena macet pas mau ke store dan barang belum tentu ada,&quot; ungkap direktur Veritrans, Budi Gandasoebrata, saat acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Menurut Budi, dengan pengalaman tersebut seseorang akan cenderung beralih untuk berbelanja online. Sebab, konsumen bisa mendapat produk yang diinginkan dengan cepat.

Bisnis online dipercaya bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Diharapkan e-commerce Indonesia juga bisa sebagai konsumen untuk warga negara asing. &quot;Kalau di Eropa tentu berbeda. Akses ke departemen store nya bisa jalan kaki 15 menit sampai. Di Indonesia harus kena macet dulu,&quot; kata Budi.

Sekadar informasi, Industri e-commerce di Indonesia diperkirakan akan tumbuh hingga USD25 miliar atau Rp300 triliun jika mengacu kurs Rp12.000 per USD, pada tahun 2016. Pasalnya, masyarakat Indonesia sudah banyak yang melek internet.
</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia dinilai masih belum mampu memberikan pengalaman berbelanja offline yang baik. Hal ini dikarenakan akses menuju tempat berbelanja masih sulit dijangkau. Selain itu persediaan barang yang ada di store terdekat belum dipastikan ada.

&quot;Offline shopping experience Indonesia masih cukup buruk. Bisa kena macet pas mau ke store dan barang belum tentu ada,&quot; ungkap direktur Veritrans, Budi Gandasoebrata, saat acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Menurut Budi, dengan pengalaman tersebut seseorang akan cenderung beralih untuk berbelanja online. Sebab, konsumen bisa mendapat produk yang diinginkan dengan cepat.

Bisnis online dipercaya bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Diharapkan e-commerce Indonesia juga bisa sebagai konsumen untuk warga negara asing. &quot;Kalau di Eropa tentu berbeda. Akses ke departemen store nya bisa jalan kaki 15 menit sampai. Di Indonesia harus kena macet dulu,&quot; kata Budi.

Sekadar informasi, Industri e-commerce di Indonesia diperkirakan akan tumbuh hingga USD25 miliar atau Rp300 triliun jika mengacu kurs Rp12.000 per USD, pada tahun 2016. Pasalnya, masyarakat Indonesia sudah banyak yang melek internet.
</content:encoded></item></channel></rss>
