<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Beras Naik 3% Saat Natal dan Tahun Baru</title><description>Natal dan Tahun baru 2015 menjadi momentum tersendiri untuk beberapa bahan pokok.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/15/320/1079439/harga-beras-naik-3-saat-natal-dan-tahun-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/12/15/320/1079439/harga-beras-naik-3-saat-natal-dan-tahun-baru"/><item><title>Harga Beras Naik 3% Saat Natal dan Tahun Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/15/320/1079439/harga-beras-naik-3-saat-natal-dan-tahun-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/12/15/320/1079439/harga-beras-naik-3-saat-natal-dan-tahun-baru</guid><pubDate>Senin 15 Desember 2014 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Athurtian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/15/320/1079439/harga-beras-naik-3-saat-natal-dan-tahun-baru-nhqG39XxU2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Beras Naik 3% Saat Natal dan Tahun Baru (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/15/320/1079439/harga-beras-naik-3-saat-natal-dan-tahun-baru-nhqG39XxU2.jpg</image><title>Harga Beras Naik 3% Saat Natal dan Tahun Baru (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Natal dan Tahun baru 2015 menjadi momentum tersendiri untuk beberapa bahan pokok. Setelah cabai dan harga daging yang naik, kini giliran harga beras yang naik.

&quot;Kalau untuk tingkat pedagang grosir naik 3 persen, untuk ritel sendiri kenaikannya di bawah 0,75persen,&quot; ujar Menteri Perdagangan Rahmat Gobel di Gedung Bulog Divisi Regional DKI Jakarta Senin (15/12/2014).

Dia menjelaskan bahwa pemerintah tidak bisa menjamin jelang Natal dan Tahun Baru 2015 ini tidak akan kenaikan harga beras.

&quot;Ya kalau naik pasti ada, namanya pedagang, jualkan harus untung. Hanya kita menjaga kenaikan itu di batas ketentuan,&quot; katanya.

Sedangkan untuk mengantisipasi pedagang nakal, Kementerian Perdagangan akan melakukan operasi pasar khusus untuk mencegah hal itu terjadi.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Natal dan Tahun baru 2015 menjadi momentum tersendiri untuk beberapa bahan pokok. Setelah cabai dan harga daging yang naik, kini giliran harga beras yang naik.

&quot;Kalau untuk tingkat pedagang grosir naik 3 persen, untuk ritel sendiri kenaikannya di bawah 0,75persen,&quot; ujar Menteri Perdagangan Rahmat Gobel di Gedung Bulog Divisi Regional DKI Jakarta Senin (15/12/2014).

Dia menjelaskan bahwa pemerintah tidak bisa menjamin jelang Natal dan Tahun Baru 2015 ini tidak akan kenaikan harga beras.

&quot;Ya kalau naik pasti ada, namanya pedagang, jualkan harus untung. Hanya kita menjaga kenaikan itu di batas ketentuan,&quot; katanya.

Sedangkan untuk mengantisipasi pedagang nakal, Kementerian Perdagangan akan melakukan operasi pasar khusus untuk mencegah hal itu terjadi.
</content:encoded></item></channel></rss>
