<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OJK Sebut Pelemahan Rupiah Hanya Masalah Persepsi</title><description>Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menyebut pelemahan ini hanyalah masalah persepsi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/20/278/1081894/ojk-sebut-pelemahan-rupiah-hanya-masalah-persepsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/12/20/278/1081894/ojk-sebut-pelemahan-rupiah-hanya-masalah-persepsi"/><item><title>OJK Sebut Pelemahan Rupiah Hanya Masalah Persepsi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/20/278/1081894/ojk-sebut-pelemahan-rupiah-hanya-masalah-persepsi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/12/20/278/1081894/ojk-sebut-pelemahan-rupiah-hanya-masalah-persepsi</guid><pubDate>Sabtu 20 Desember 2014 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/20/278/1081894/ojk-sebut-pelemahan-rupiah-hanya-masalah-persepsi-JZU3ADHlvV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OJK Sebut Pelemahan Rupiah Hanya Masalah Persepsi (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/20/278/1081894/ojk-sebut-pelemahan-rupiah-hanya-masalah-persepsi-JZU3ADHlvV.jpg</image><title>OJK Sebut Pelemahan Rupiah Hanya Masalah Persepsi (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi topik hangat semua khalayak. Tidak hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) namun hingga masyarakat kecil.

Tercatat, Rupiah hampir menembus level Rp13.000 per USD, namun akhirnya nyaman kembali di level Rp12.400 per USD.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/31/16990/105840_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menanggapi hal Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menyebut pelemahan ini hanyalah masalah persepsi di mana saat ini kondisi ekonomi di AS sudah membaik.

&quot;Bangun confidence secara fundamental tidak ada masalah apa-apa. Ada informasi baru dari luar negeri terutama karena Amerika. Saya pikir ini masalah persepsi,&quot; ucap Muliaman saat acara Pasar Keuangan Rakyat (PKR) di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/12/2014).

Muliaman berharap dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia dapat meredamkan penguatan dolar AS secara berkelanjutan.

&quot;Mudah-mudahn dengan berbagai kebijakan yang ditempuh di Tanah Air ini bisa memberikan keyakinan, dua hari kemarin positif. Saya harap tetap positif sampai akhir tahun,&quot; jelasnya.

Muliaman meminta kepada semua pihak untuk menciptakan persepsi yang positif agar pelemahan ini dapat diredam.

&quot;Ini semuanya tentu confidence dan persepsi terbangun dari banyak hal. Tapi intinya mudah-mudahan persepsi positif ini tercipta,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi topik hangat semua khalayak. Tidak hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) namun hingga masyarakat kecil.

Tercatat, Rupiah hampir menembus level Rp13.000 per USD, namun akhirnya nyaman kembali di level Rp12.400 per USD.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/31/16990/105840_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menanggapi hal Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menyebut pelemahan ini hanyalah masalah persepsi di mana saat ini kondisi ekonomi di AS sudah membaik.

&quot;Bangun confidence secara fundamental tidak ada masalah apa-apa. Ada informasi baru dari luar negeri terutama karena Amerika. Saya pikir ini masalah persepsi,&quot; ucap Muliaman saat acara Pasar Keuangan Rakyat (PKR) di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/12/2014).

Muliaman berharap dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia dapat meredamkan penguatan dolar AS secara berkelanjutan.

&quot;Mudah-mudahn dengan berbagai kebijakan yang ditempuh di Tanah Air ini bisa memberikan keyakinan, dua hari kemarin positif. Saya harap tetap positif sampai akhir tahun,&quot; jelasnya.

Muliaman meminta kepada semua pihak untuk menciptakan persepsi yang positif agar pelemahan ini dapat diredam.

&quot;Ini semuanya tentu confidence dan persepsi terbangun dari banyak hal. Tapi intinya mudah-mudahan persepsi positif ini tercipta,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
