<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Susi Pudjiastuti Siap Tingkatkan Produksi Garam</title><description>Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menyatakan siap menghentikan impor garam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/24/320/1083440/susi-pudjiastuti-siap-tingkatkan-produksi-garam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/12/24/320/1083440/susi-pudjiastuti-siap-tingkatkan-produksi-garam"/><item><title>Susi Pudjiastuti Siap Tingkatkan Produksi Garam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/24/320/1083440/susi-pudjiastuti-siap-tingkatkan-produksi-garam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/12/24/320/1083440/susi-pudjiastuti-siap-tingkatkan-produksi-garam</guid><pubDate>Rabu 24 Desember 2014 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/24/320/1083440/susi-pudjiastuti-siap-tingkatkan-produksi-garam-DlKIlqL3d7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Susi Pudjiastuti Siap Tingkatkan Produksi Garam (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/24/320/1083440/susi-pudjiastuti-siap-tingkatkan-produksi-garam-DlKIlqL3d7.jpg</image><title>Susi Pudjiastuti Siap Tingkatkan Produksi Garam (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menyatakan siap menghentikan impor garam.

&quot;Pokoknya kita siap (tidak impor),&quot; imbuh Susi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Susi pun menanyakan kesiapan para petani garam dalam negeri kepada Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Dirinya meminta agar petani garam meningkatkan produksinya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/16/17232/107354_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Tadi saya bilang Pak Rachmat untuk bicara pada petani garam, menanyakan langsung apakah mereka sanggup atau tidak. Saya rasa sih bisa,&quot; imbuhnya.

Seperti yang diketahui, Pemerintah tengah mencanangkan swasembada garam dengan membuat roadmap kebutuhan garam nasional baik untuk garam industri dan garam konsumsi.

&quot;Kita sudah rakor bersama, keputusannya ada di mereka. Kalau saya tetap minta stop impor garam,&quot; ujar Susi belum lama ini.

Dia menjelaskan bahwa harusnya Indonesia bisa bangkit untuk menutup kran impor garam, karena hanya akan menghabiskan devisa negara.

&quot;Dolar sudah mahal, kan sayang devisa kita terbuang hanya untuk garam,&quot; tandas Susi.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menyatakan siap menghentikan impor garam.

&quot;Pokoknya kita siap (tidak impor),&quot; imbuh Susi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Susi pun menanyakan kesiapan para petani garam dalam negeri kepada Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Dirinya meminta agar petani garam meningkatkan produksinya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/16/17232/107354_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Tadi saya bilang Pak Rachmat untuk bicara pada petani garam, menanyakan langsung apakah mereka sanggup atau tidak. Saya rasa sih bisa,&quot; imbuhnya.

Seperti yang diketahui, Pemerintah tengah mencanangkan swasembada garam dengan membuat roadmap kebutuhan garam nasional baik untuk garam industri dan garam konsumsi.

&quot;Kita sudah rakor bersama, keputusannya ada di mereka. Kalau saya tetap minta stop impor garam,&quot; ujar Susi belum lama ini.

Dia menjelaskan bahwa harusnya Indonesia bisa bangkit untuk menutup kran impor garam, karena hanya akan menghabiskan devisa negara.

&quot;Dolar sudah mahal, kan sayang devisa kita terbuang hanya untuk garam,&quot; tandas Susi.
</content:encoded></item></channel></rss>
