<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mafia Migas Layaknya Setan yang Rasuki Siapa Saja</title><description>Sulitnya memberantas mafia migas di Indonesia membuat Ketua Tim  Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menyebut mafia seperti setan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/27/19/1084499/mafia-migas-layaknya-setan-yang-rasuki-siapa-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/12/27/19/1084499/mafia-migas-layaknya-setan-yang-rasuki-siapa-saja"/><item><title>Mafia Migas Layaknya Setan yang Rasuki Siapa Saja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/12/27/19/1084499/mafia-migas-layaknya-setan-yang-rasuki-siapa-saja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/12/27/19/1084499/mafia-migas-layaknya-setan-yang-rasuki-siapa-saja</guid><pubDate>Sabtu 27 Desember 2014 10:03 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/27/19/1084499/mafia-migas-layaknya-setan-yang-merasuki-siapa-saja-4opGEhWpVV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mafia Migas Layaknya Setan yang Merasuki Siapa Saja (Faisal Basri: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/27/19/1084499/mafia-migas-layaknya-setan-yang-merasuki-siapa-saja-4opGEhWpVV.jpg</image><title>Mafia Migas Layaknya Setan yang Merasuki Siapa Saja (Faisal Basri: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Sulitnya memberantas mafia migas di Indonesia membuat Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menyebut mafia seperti setan. Sehingga sangat senang berada di ruangan gelap, seperti penentuan harga RON 88 (Premium) yang sangat tidak pasti.
&quot;Cara paling mudah singkirkan setan membuat ruangan terang. Kalo terang tidak berani juga kan muncul,&quot; kata Faisal di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (27/12/2014).
Menurutnya, harga RON 88 itu seolah ada di ruangan gelap. Sehingga muncul banyak mafia yang diibaratkan seperti setan.
&quot;Setan itu juga bisa merasuk ke siapa saja,&quot; tambah dia.
&amp;nbsp;
Faisal menambahkan bahwa cara terbaik melenyapkan setan tersebut adalah membuat pasar yang terbuka sehingga dapat mengetahui siapa saja yang ada di pasar tersebut. Untuk itu, cara terbaik adalah menghapus RON 88 sebagai ketidakpastian harga.
Sementara itu, Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) Sofyano Zakaria menambahkan, mafia migas juga bisa berada di tempat terang, bahkan bisa memasuki ke siapa saja.
&quot;Hantu itu (mafia migas) bisa ditempat gelap maupun tempat terang, hantu itu bisa masuk ke dalam siapa saja,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sulitnya memberantas mafia migas di Indonesia membuat Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menyebut mafia seperti setan. Sehingga sangat senang berada di ruangan gelap, seperti penentuan harga RON 88 (Premium) yang sangat tidak pasti.
&quot;Cara paling mudah singkirkan setan membuat ruangan terang. Kalo terang tidak berani juga kan muncul,&quot; kata Faisal di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (27/12/2014).
Menurutnya, harga RON 88 itu seolah ada di ruangan gelap. Sehingga muncul banyak mafia yang diibaratkan seperti setan.
&quot;Setan itu juga bisa merasuk ke siapa saja,&quot; tambah dia.
&amp;nbsp;
Faisal menambahkan bahwa cara terbaik melenyapkan setan tersebut adalah membuat pasar yang terbuka sehingga dapat mengetahui siapa saja yang ada di pasar tersebut. Untuk itu, cara terbaik adalah menghapus RON 88 sebagai ketidakpastian harga.
Sementara itu, Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) Sofyano Zakaria menambahkan, mafia migas juga bisa berada di tempat terang, bahkan bisa memasuki ke siapa saja.
&quot;Hantu itu (mafia migas) bisa ditempat gelap maupun tempat terang, hantu itu bisa masuk ke dalam siapa saja,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
