<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>APBN Dibahas, Rupiah Akan Bergejolak</title><description>Draft  RAPBN-P tersebut ternyata bisa menjadi ancaman bagi stabilitas nilai tukar dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/02/20/1086667/apbn-dibahas-rupiah-akan-bergejolak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/02/20/1086667/apbn-dibahas-rupiah-akan-bergejolak"/><item><title>APBN Dibahas, Rupiah Akan Bergejolak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/02/20/1086667/apbn-dibahas-rupiah-akan-bergejolak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/02/20/1086667/apbn-dibahas-rupiah-akan-bergejolak</guid><pubDate>Jum'at 02 Januari 2015 07:12 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/01/20/1086667/apbn-dibahas-rupiah-akan-bergejolak-5VEN4aNMs0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">APBN Dibahas, Rupiah Akan Bergejolak (Ilustrasi: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/01/20/1086667/apbn-dibahas-rupiah-akan-bergejolak-5VEN4aNMs0.jpg</image><title>APBN Dibahas, Rupiah Akan Bergejolak (Ilustrasi: Reuters)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash;Pemerintah menetapkan skema baru terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM), selain itu pemerintah juga diagendakan untuk menyerahkan draft Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN-P) Perubahan. Draft  RAPBN-P tersebut ternyata bisa menjadi ancaman bagi stabilitas nilai tukar dalam negeri.
Pengamat Ekonomi dari Indef, Enny Sri Hartati menilai bahwa isi dari draft RAPBN-P bisa menjadi salah satu faktor penyebab goyangnya Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
&quot;Gejolak Rupiah mungkin akan dimulai di Januari, karena pada Januari pemerintah mengumumkan RAPBN-Pnya,&quot; ucapnya kepada Okezone beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;
Menurutnya, jika pemerintah bisa mengakomodasi kemauan masyarakat pada draft tersebut, nilai tukar Rupiah bisa terkerek ke atas. Namun sebaliknya, jika RAPBN-P tidak sesuai harapan masyarakat Rupiah bisa kembali anjlok.
&quot;Kalau itu (RAPBN-P) sudah mulai dibahas baru akan mulai lagi gejolak (Rupiah) di pasar, Kalau bisa mengakomodasi kemauan masyarakat Rupiah bisa jadi positif, begitu sebaliknya,&quot; tukasnya.
Sebagai informasi, pada pergerakan terakhirnya pada 24 Desember 2014 Rupiah dalam perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 6,3 poin ke Rp12.468 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp12.462 per USD.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash;Pemerintah menetapkan skema baru terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM), selain itu pemerintah juga diagendakan untuk menyerahkan draft Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN-P) Perubahan. Draft  RAPBN-P tersebut ternyata bisa menjadi ancaman bagi stabilitas nilai tukar dalam negeri.
Pengamat Ekonomi dari Indef, Enny Sri Hartati menilai bahwa isi dari draft RAPBN-P bisa menjadi salah satu faktor penyebab goyangnya Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
&quot;Gejolak Rupiah mungkin akan dimulai di Januari, karena pada Januari pemerintah mengumumkan RAPBN-Pnya,&quot; ucapnya kepada Okezone beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;
Menurutnya, jika pemerintah bisa mengakomodasi kemauan masyarakat pada draft tersebut, nilai tukar Rupiah bisa terkerek ke atas. Namun sebaliknya, jika RAPBN-P tidak sesuai harapan masyarakat Rupiah bisa kembali anjlok.
&quot;Kalau itu (RAPBN-P) sudah mulai dibahas baru akan mulai lagi gejolak (Rupiah) di pasar, Kalau bisa mengakomodasi kemauan masyarakat Rupiah bisa jadi positif, begitu sebaliknya,&quot; tukasnya.
Sebagai informasi, pada pergerakan terakhirnya pada 24 Desember 2014 Rupiah dalam perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 6,3 poin ke Rp12.468 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp12.462 per USD.
</content:encoded></item></channel></rss>
