<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Harga Premium Naik Turun, Kurangi Frekuensi Berkendara   </title><description>Pemerintah akan melepas penentuan harga BBM jenis Premium dengan minyak dunia pada bulan kedua di 2015.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/04/19/1086745/harga-premium-naik-turun-kurangi-frekuensi-berkendara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/04/19/1086745/harga-premium-naik-turun-kurangi-frekuensi-berkendara"/><item><title>   Harga Premium Naik Turun, Kurangi Frekuensi Berkendara   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/04/19/1086745/harga-premium-naik-turun-kurangi-frekuensi-berkendara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/04/19/1086745/harga-premium-naik-turun-kurangi-frekuensi-berkendara</guid><pubDate>Minggu 04 Januari 2015 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Prabawati Sriningrum </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/01/19/1086745/harga-premium-naik-turun-kurangi-frekuensi-berkendara-T47E5ttzbH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi BBM premium. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/01/19/1086745/harga-premium-naik-turun-kurangi-frekuensi-berkendara-T47E5ttzbH.jpg</image><title>Ilustrasi BBM premium. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah akan melepas penentuan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dengan minyak dunia pada bulan kedua di 2015. Oleh karena itu, masyarakat harus pintar-pintar mengelola keuangan pribadinya.

&quot;Karena premium itu memang benar-benar melengkapi kebutuhan hidup bagi masyarakat. Tetapi menurut saya, seharusnya orang yang memiliki kendaraan sudah tahu konsekuensi pendapatan yang harus dikeluarkan dalam menggunakan kendaraan,&quot; ungkap Perencana Keuangan Safir Senduk kepada Okezone di Jakarta,Kamis (1/12/2014).

Menurut Safir, masyarakat dapat memberlakukan sistem pembatasan penggunaan pemakaian BBM guna menghindari pengeluaran yang terlalu besar,akibat ketidakstabilan harga minyak yang mempengaruhi harga BBM.

&quot;Mungkin seharusnya orang yang berpenghasilan tinggi, tidak terlalu masalah harga BBM-nya naik turun. Tetapi untuk penghasilan yang pas-pasan, bisa mengurangi kebiasaan pemakaian. Misalnya yang biasa melakukan perjalanan 10 kali bisa ditekan menjadi tujuh sampai delapan kali saja,&quot; imbuhnya.

Di sisi lain, dia mengatakan moda transportasi di Indonesia juga harus dibenahi secara baik. Dengan demikian, maka dapat menarik masyarakat menggunakan transportasi umum.

&quot;Saya selalu iri dengan negara lain karena transportasi umumnya bagus. Salah satunya Mass Rapid Transit (MRT). Sehingga, masyarakatnya banyak yang merasa tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi,&quot; katanya.

&quot;Kebanyakan orang Indonesia menggunakan kendaraan pribadi, karena malas dengan transportasi umum,&quot; tukas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah akan melepas penentuan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dengan minyak dunia pada bulan kedua di 2015. Oleh karena itu, masyarakat harus pintar-pintar mengelola keuangan pribadinya.

&quot;Karena premium itu memang benar-benar melengkapi kebutuhan hidup bagi masyarakat. Tetapi menurut saya, seharusnya orang yang memiliki kendaraan sudah tahu konsekuensi pendapatan yang harus dikeluarkan dalam menggunakan kendaraan,&quot; ungkap Perencana Keuangan Safir Senduk kepada Okezone di Jakarta,Kamis (1/12/2014).

Menurut Safir, masyarakat dapat memberlakukan sistem pembatasan penggunaan pemakaian BBM guna menghindari pengeluaran yang terlalu besar,akibat ketidakstabilan harga minyak yang mempengaruhi harga BBM.

&quot;Mungkin seharusnya orang yang berpenghasilan tinggi, tidak terlalu masalah harga BBM-nya naik turun. Tetapi untuk penghasilan yang pas-pasan, bisa mengurangi kebiasaan pemakaian. Misalnya yang biasa melakukan perjalanan 10 kali bisa ditekan menjadi tujuh sampai delapan kali saja,&quot; imbuhnya.

Di sisi lain, dia mengatakan moda transportasi di Indonesia juga harus dibenahi secara baik. Dengan demikian, maka dapat menarik masyarakat menggunakan transportasi umum.

&quot;Saya selalu iri dengan negara lain karena transportasi umumnya bagus. Salah satunya Mass Rapid Transit (MRT). Sehingga, masyarakatnya banyak yang merasa tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi,&quot; katanya.

&quot;Kebanyakan orang Indonesia menggunakan kendaraan pribadi, karena malas dengan transportasi umum,&quot; tukas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
