<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Rini Belum Tahu 2 Pejabat AP I Dimutasi</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku belum mengetahui perihal dua pejabat AP I yang dimutasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/06/320/1088743/menteri-rini-belum-tahu-2-pejabat-ap-i-dimutasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/06/320/1088743/menteri-rini-belum-tahu-2-pejabat-ap-i-dimutasi"/><item><title>Menteri Rini Belum Tahu 2 Pejabat AP I Dimutasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/06/320/1088743/menteri-rini-belum-tahu-2-pejabat-ap-i-dimutasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/06/320/1088743/menteri-rini-belum-tahu-2-pejabat-ap-i-dimutasi</guid><pubDate>Selasa 06 Januari 2015 19:44 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/06/320/1088743/menteri-rini-belum-tahu-2-pejabat-ap-i-dimutasi-O39nxd4nmV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Rini Belum Tahu 2 Pejabat AP I Dimutasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/06/320/1088743/menteri-rini-belum-tahu-2-pejabat-ap-i-dimutasi-O39nxd4nmV.jpg</image><title>Menteri Rini Belum Tahu 2 Pejabat AP I Dimutasi (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah melakukan mutasi dua pejabat PT Angkasa Pura I (Persero) akibat penerbangan ilegal AirAsia QZ 8501 dengan tujuan Surabaya-Singapura.

Lalu apa tanggapan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno?. Mantan menteri perindustrian ini mengaku belum mendapatkan laporan perihal penetapan tersebut.

&quot;Saya belum dapat laporannya,&quot; singkat Rini di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/1/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/12/01/17451/108653_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Seperti yang diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis tujuh orang yang terkena sanksi usai peristiwa jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 dengan tujuan Surabaya-Singapura. Dari ketujuh orang tersebut, ada yang dinonaktifkan dan dimutasi.

Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi Mustafa Djuaraid mengatakan, tujuh orang yang dinonaktifkan itu berasal dari PT Angkasa Pura I (Persero), Airnav Indonesia, dan Kementerian Perhubungan.

Dua orang dari PT Angkasa Pura I yang dimutasi, yaitu Department Head Operation AP I cabang Bandara Juanda dan Senior Head PT AP I cabang Bandara Juanda.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah melakukan mutasi dua pejabat PT Angkasa Pura I (Persero) akibat penerbangan ilegal AirAsia QZ 8501 dengan tujuan Surabaya-Singapura.

Lalu apa tanggapan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno?. Mantan menteri perindustrian ini mengaku belum mendapatkan laporan perihal penetapan tersebut.

&quot;Saya belum dapat laporannya,&quot; singkat Rini di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/1/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/12/01/17451/108653_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Seperti yang diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis tujuh orang yang terkena sanksi usai peristiwa jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 dengan tujuan Surabaya-Singapura. Dari ketujuh orang tersebut, ada yang dinonaktifkan dan dimutasi.

Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi Mustafa Djuaraid mengatakan, tujuh orang yang dinonaktifkan itu berasal dari PT Angkasa Pura I (Persero), Airnav Indonesia, dan Kementerian Perhubungan.

Dua orang dari PT Angkasa Pura I yang dimutasi, yaitu Department Head Operation AP I cabang Bandara Juanda dan Senior Head PT AP I cabang Bandara Juanda.
</content:encoded></item></channel></rss>
