<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petani Desa Hutan Kini Bisa Dapat Pupuk Bersubsidi</title><description>Kementerian Lingkungan Hidup menyebut akan memberikan pupuk bersubsidi bagi petani desa hutan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/08/320/1089453/petani-desa-hutan-kini-bisa-dapat-pupuk-bersubsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/08/320/1089453/petani-desa-hutan-kini-bisa-dapat-pupuk-bersubsidi"/><item><title>Petani Desa Hutan Kini Bisa Dapat Pupuk Bersubsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/08/320/1089453/petani-desa-hutan-kini-bisa-dapat-pupuk-bersubsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/08/320/1089453/petani-desa-hutan-kini-bisa-dapat-pupuk-bersubsidi</guid><pubDate>Kamis 08 Januari 2015 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/08/320/1089453/petani-desa-hutan-kini-bisa-dapat-pupuk-bersubsidi-m9GcGnyxlk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petani Desa Hutan Kini Bisa Dapat Pupuk Bersubsidi (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/08/320/1089453/petani-desa-hutan-kini-bisa-dapat-pupuk-bersubsidi-m9GcGnyxlk.jpg</image><title>Petani Desa Hutan Kini Bisa Dapat Pupuk Bersubsidi (Foto : Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian lewat direktorat Jenderal Sarana, serta Direktur Petrokimia Gresik untuk memberikan pupuk bersubsidi juga bagi petani desa hutan. Koordinasi tersebut akan menyususun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), yang akan disampaikan ke Dinas Pertanian Setempat.
Koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja yang dilakukan Menteri LHK, Siti Nurbaya ke Ngawi, Jawa Timur akhir Desember lalu.
&quot;Selama peninjauan  terungkap petani desa hutan tidak dimasukan dalam target  penerima pupuk bersubsidi. Meskipun  yang  mereka  tanam  adalah  tanaman pangan terutama padi,&quot; tutur Kepala Pusat Hubungan Masyarakat Kementerian LHK Eka W Soegiri dalam keterangan tertulis kepada Okezone, Kamis (8/1/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/11/17163/106912_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Tercatat rata-rata total produksi padi dan jagung dari lahan hutan Perhutani sebanyak 965.000 ton, sesuai laporan Dirut Perum Perhutani. Dengan turut dimasukannnya sebagai penerima pupuk bersubsidi, para petani desa hutan diharapkan dapat pula memberikan kontribusi kedaulatan pangan.
Kedaulatan pangan menjadi salah satu fokus Presiden Jokowi. Untuk itu pemerintah saat ini tengah membenahi sektor pertanian. Salah satu  hal yang paling dikeluhkan petani adalah subsidi pupuk. Jokowi menargetkan bisa melakukan swasembada pangan pada 2017.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wNS8zMC8yMi81MzkwMw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian lewat direktorat Jenderal Sarana, serta Direktur Petrokimia Gresik untuk memberikan pupuk bersubsidi juga bagi petani desa hutan. Koordinasi tersebut akan menyususun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), yang akan disampaikan ke Dinas Pertanian Setempat.
Koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja yang dilakukan Menteri LHK, Siti Nurbaya ke Ngawi, Jawa Timur akhir Desember lalu.
&quot;Selama peninjauan  terungkap petani desa hutan tidak dimasukan dalam target  penerima pupuk bersubsidi. Meskipun  yang  mereka  tanam  adalah  tanaman pangan terutama padi,&quot; tutur Kepala Pusat Hubungan Masyarakat Kementerian LHK Eka W Soegiri dalam keterangan tertulis kepada Okezone, Kamis (8/1/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/11/17163/106912_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Tercatat rata-rata total produksi padi dan jagung dari lahan hutan Perhutani sebanyak 965.000 ton, sesuai laporan Dirut Perum Perhutani. Dengan turut dimasukannnya sebagai penerima pupuk bersubsidi, para petani desa hutan diharapkan dapat pula memberikan kontribusi kedaulatan pangan.
Kedaulatan pangan menjadi salah satu fokus Presiden Jokowi. Untuk itu pemerintah saat ini tengah membenahi sektor pertanian. Salah satu  hal yang paling dikeluhkan petani adalah subsidi pupuk. Jokowi menargetkan bisa melakukan swasembada pangan pada 2017.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wNS8zMC8yMi81MzkwMw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
