<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi di Indonesia Timur 80% Didominasi Pemerintah</title><description>Kadin Indonesia menyebutkan bahwa sebanyak 80 persen invetasi di kawasan Timur berasal dari pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/08/320/1089456/investasi-di-indonesia-timur-80-didominasi-pemerintah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/08/320/1089456/investasi-di-indonesia-timur-80-didominasi-pemerintah"/><item><title>Investasi di Indonesia Timur 80% Didominasi Pemerintah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/08/320/1089456/investasi-di-indonesia-timur-80-didominasi-pemerintah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/08/320/1089456/investasi-di-indonesia-timur-80-didominasi-pemerintah</guid><pubDate>Kamis 08 Januari 2015 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/08/320/1089456/investasi-di-indonesia-timur-80-didominasi-pemerintah-3ASDZbevBs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi di Indonesia Timur 80% Didominasi Pemerintah (Ilustrasi: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/08/320/1089456/investasi-di-indonesia-timur-80-didominasi-pemerintah-3ASDZbevBs.jpg</image><title>Investasi di Indonesia Timur 80% Didominasi Pemerintah (Ilustrasi: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebutkan bahwa lambannya pembangunan di kawasan Indonesia Timur lantaran masih minimnya minat para investor untuk masuk.

&quot;80 persen investasi di Timur berasal dari goverment,&quot; kata Ketua Pokja Infrasturktur Kawasan Timur Indonesia Kadin Ikhwanuddin di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Ikwan menuturkan bahwa percepatan perizinan merupakan salah satu kunci pemerintah dalam mempercepat pembangunan di Indonesia Timur dan membuat para investor mudah dalam mengeksekusi pembangunan infrastruktur itu sendiri.

&quot;Makanya Pak Jokowi bilang kalau birokrasi dipermudah, perizinan dipermudah,&quot; tambahnya.

Lanjut Ikhwan, dengan dimudahkannya perizinan juga mampu memberikan risiko minim untuk para investor yang ingin masuk di Indonesia Timur. Pasalnya, sudah ada pemikiran bahwa investasi di Indonesia Timur memiliki risiko yang tinggi.

&quot;Sekarang ini bagaimana simplikasi, jadi untuk apa dipersulit kalau dipermudah bisa, jangan sampai perizinannya terlambat, karena jika dua tahun masih visible tapi karena keterlambatan izin pembangunan itu tidak visible,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebutkan bahwa lambannya pembangunan di kawasan Indonesia Timur lantaran masih minimnya minat para investor untuk masuk.

&quot;80 persen investasi di Timur berasal dari goverment,&quot; kata Ketua Pokja Infrasturktur Kawasan Timur Indonesia Kadin Ikhwanuddin di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Ikwan menuturkan bahwa percepatan perizinan merupakan salah satu kunci pemerintah dalam mempercepat pembangunan di Indonesia Timur dan membuat para investor mudah dalam mengeksekusi pembangunan infrastruktur itu sendiri.

&quot;Makanya Pak Jokowi bilang kalau birokrasi dipermudah, perizinan dipermudah,&quot; tambahnya.

Lanjut Ikhwan, dengan dimudahkannya perizinan juga mampu memberikan risiko minim untuk para investor yang ingin masuk di Indonesia Timur. Pasalnya, sudah ada pemikiran bahwa investasi di Indonesia Timur memiliki risiko yang tinggi.

&quot;Sekarang ini bagaimana simplikasi, jadi untuk apa dipersulit kalau dipermudah bisa, jangan sampai perizinannya terlambat, karena jika dua tahun masih visible tapi karena keterlambatan izin pembangunan itu tidak visible,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
