<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Peluang Pindad Rebut Pasar Sangat Besar</title><description>Presiden Jokowi menyebut peluang pangsa pasar PT Pindad (Persero) untuk dapat ditingkatkan sangat besar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/12/320/1091163/jokowi-peluang-pindad-rebut-pasar-sangat-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/12/320/1091163/jokowi-peluang-pindad-rebut-pasar-sangat-besar"/><item><title>Jokowi: Peluang Pindad Rebut Pasar Sangat Besar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/12/320/1091163/jokowi-peluang-pindad-rebut-pasar-sangat-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/12/320/1091163/jokowi-peluang-pindad-rebut-pasar-sangat-besar</guid><pubDate>Senin 12 Januari 2015 17:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/12/320/1091163/jokowi-peluang-pindad-rebut-pasar-sangat-besar-8RvWBSu659.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi: Peluang Pindad Rebut Pasar Sangat Besar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/12/320/1091163/jokowi-peluang-pindad-rebut-pasar-sangat-besar-8RvWBSu659.jpg</image><title>Jokowi: Peluang Pindad Rebut Pasar Sangat Besar (Foto: Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Presiden Jokowi menyebut peluang pangsa pasar PT Pindad (Persero) untuk dapat ditingkatkan sangat besar. Hal ini dilihat dari pangsa pasar yang saat ini mencapai 95 persen untuk domestik, dan 5 persen untuk ekspor.

&quot;Memang sudah masuk ke pasar-pasar komersial, tapi persentasenya kecil. Hanya 95 persen domestik, 5 persen impor,&quot; kata Jokowi usai melakukan blusukan selama satu jam di Gudang Produksi Pindad, Senin (12/1/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/12/23/17748/110542_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Jokowi menambahkan, dari 95 persen tersebut hanya 75 persen untuk industri pertahanan dalam negeri, sedangkan 20 persen itu pasar komersil.

&quot;Jadi kan masih banyak peluang. Itu harus dihitung produksinya,&quot; sebutnya.

Namun, Jokowi cukup berbangga hati dengan produksi PT Pindad yang sudah memenuhi lokal content hingga 80 persen.

&quot;Senjata tempur, amunisi panser mulai di buat kita dengan lokal conten 80 persen. Ke depan harus dikembangkan terus,&quot; paparnya.

Di tempat yang sama, Dirut PT Pindad Silmy Karim menyebut, pihaknya akan terus mengembangkan produksinya. Dia mengaku, pihaknya akan mulai memproduksi mesin sendiri untuk alat perang.

&quot;Ke depan kita akan produksi mesin. Nanti itu akan kerjasama,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>BANDUNG - Presiden Jokowi menyebut peluang pangsa pasar PT Pindad (Persero) untuk dapat ditingkatkan sangat besar. Hal ini dilihat dari pangsa pasar yang saat ini mencapai 95 persen untuk domestik, dan 5 persen untuk ekspor.

&quot;Memang sudah masuk ke pasar-pasar komersial, tapi persentasenya kecil. Hanya 95 persen domestik, 5 persen impor,&quot; kata Jokowi usai melakukan blusukan selama satu jam di Gudang Produksi Pindad, Senin (12/1/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/12/23/17748/110542_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Jokowi menambahkan, dari 95 persen tersebut hanya 75 persen untuk industri pertahanan dalam negeri, sedangkan 20 persen itu pasar komersil.

&quot;Jadi kan masih banyak peluang. Itu harus dihitung produksinya,&quot; sebutnya.

Namun, Jokowi cukup berbangga hati dengan produksi PT Pindad yang sudah memenuhi lokal content hingga 80 persen.

&quot;Senjata tempur, amunisi panser mulai di buat kita dengan lokal conten 80 persen. Ke depan harus dikembangkan terus,&quot; paparnya.

Di tempat yang sama, Dirut PT Pindad Silmy Karim menyebut, pihaknya akan terus mengembangkan produksinya. Dia mengaku, pihaknya akan mulai memproduksi mesin sendiri untuk alat perang.

&quot;Ke depan kita akan produksi mesin. Nanti itu akan kerjasama,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
