<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Beri 15 Kg Raskin per Keluarga</title><description>Pemerintah menetapkan pengalokasian beras raskin untuk masyarakat tidak mampu sebesar 15 kilogram (kg) per keluarga setiap bulannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/14/320/1092345/pemerintah-beri-15-kg-raskin-per-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/14/320/1092345/pemerintah-beri-15-kg-raskin-per-keluarga"/><item><title>Pemerintah Beri 15 Kg Raskin per Keluarga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/14/320/1092345/pemerintah-beri-15-kg-raskin-per-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/14/320/1092345/pemerintah-beri-15-kg-raskin-per-keluarga</guid><pubDate>Rabu 14 Januari 2015 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/14/320/1092345/pemerintah-beri-15-kg-raskin-per-keluarga-IUhFOEqNz9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah Beri 15 Kg Raskin per Keluarga (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/14/320/1092345/pemerintah-beri-15-kg-raskin-per-keluarga-IUhFOEqNz9.jpg</image><title>Pemerintah Beri 15 Kg Raskin per Keluarga (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pemerintah menetapkan pengalokasian beras raskin untuk masyarakat tidak mampu sebesar 15 kilogram (kg) per keluarga setiap bulannya, dengan biaya tebusannya Rp1.600 per kg.

&quot;Sekarang 15,5 juta keluarga penerima manfaat,&quot; kata Khofifah di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/1/2015).

Khofifah menambahkan, untuk pendistribusiannya pemerintah akan menggunakan stok beras yang masih ada di Januari dan Februari melalui Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/07/07/10479/65376_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Jadi penerima KKS itu adalah penerima raskin,&quot; tambahnya.

Lanjut Khofifah, pemerintah sendiri telah menganggarkan subsidi beras ini sekira Rp18,8 triliun. Dirinya pun berharap kepada Perum Bulog yang merupakan BUMN beras bisa mengontrol proses pengalokasian raskin dengan baik.

&quot;Makanya saya sampaikan ke Kemendagri, di setiap kantor desa ditempel. Penerima Bulog diharapkan bisa mengontrol dan memberikan barcode, kalau sudah ada barcode menjadi bagus,&quot; tukas dia.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pemerintah menetapkan pengalokasian beras raskin untuk masyarakat tidak mampu sebesar 15 kilogram (kg) per keluarga setiap bulannya, dengan biaya tebusannya Rp1.600 per kg.

&quot;Sekarang 15,5 juta keluarga penerima manfaat,&quot; kata Khofifah di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/1/2015).

Khofifah menambahkan, untuk pendistribusiannya pemerintah akan menggunakan stok beras yang masih ada di Januari dan Februari melalui Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/07/07/10479/65376_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Jadi penerima KKS itu adalah penerima raskin,&quot; tambahnya.

Lanjut Khofifah, pemerintah sendiri telah menganggarkan subsidi beras ini sekira Rp18,8 triliun. Dirinya pun berharap kepada Perum Bulog yang merupakan BUMN beras bisa mengontrol proses pengalokasian raskin dengan baik.

&quot;Makanya saya sampaikan ke Kemendagri, di setiap kantor desa ditempel. Penerima Bulog diharapkan bisa mengontrol dan memberikan barcode, kalau sudah ada barcode menjadi bagus,&quot; tukas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
