<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Tetap Bangun Pelabuhan Cilamaya</title><description>Menteri Perhubungan Ignasius Jonan membocorkan mengenai pembangunan pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/14/320/1092406/presiden-jokowi-tetap-bangun-pelabuhan-cilamaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/14/320/1092406/presiden-jokowi-tetap-bangun-pelabuhan-cilamaya"/><item><title>Presiden Jokowi Tetap Bangun Pelabuhan Cilamaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/14/320/1092406/presiden-jokowi-tetap-bangun-pelabuhan-cilamaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/14/320/1092406/presiden-jokowi-tetap-bangun-pelabuhan-cilamaya</guid><pubDate>Rabu 14 Januari 2015 22:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/14/320/1092406/presiden-jokowi-tetap-bangun-pelabuhan-cilamaya-1NHTimyFIn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Tetap Bangun Pelabuhan Cilamaya (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/14/320/1092406/presiden-jokowi-tetap-bangun-pelabuhan-cilamaya-1NHTimyFIn.jpg</image><title>Presiden Jokowi Tetap Bangun Pelabuhan Cilamaya (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan membocorkan mengenai pembangunan pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat yang akan tetap dibangun oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebelumnya, proyek ini dihentikan di era Presiden SBY dan diserahkan pembangunannya di era Presiden Jokowi.

Menurut Jonan, pembangunan proyek pelabuhan ini akan dilakukan jika ada pihak swasta yang mendanainya.

&quot;Kalau Pelabuhan Cilamaya jadi, tapi swasta ya. Kalau pemerintah enggak. Itu saja,&quot; ucap Jonan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/1/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/07/28/15714/98547_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara itu, terkait pembatalan proyek kereta api super cepat Jakarta-Surabaya, Jonan mengaku hal tersebut sudah dibicarakan ketika pembentukan kabinet kerja Jokowi-JK.

&quot;Ya memang enggak. Ya memang enggak ada. Kan sudah dibahas dari awal pembentukan kabinet kok, tidak ada pembangunan kereta api super cepat yang menggunakan APBN untuk 5 tahun ke depan,&quot; ucapnya.

Menurutnya, jika pembangunan menggunakan APBN, hal ini tentu tidak membuat pemerataan pembangunan. Pasalnya, pembangunan kereta api super cepat hanya bisa dilakukan di Pulau Jawa.

&quot;Kenapa? Karena kereta api super cepat itu paling dibangun hanya di Jawa. Tapi kalau mau swasta yang bangun silahkan, tapi kalau pakai APBN enggak ada,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan membocorkan mengenai pembangunan pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat yang akan tetap dibangun oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebelumnya, proyek ini dihentikan di era Presiden SBY dan diserahkan pembangunannya di era Presiden Jokowi.

Menurut Jonan, pembangunan proyek pelabuhan ini akan dilakukan jika ada pihak swasta yang mendanainya.

&quot;Kalau Pelabuhan Cilamaya jadi, tapi swasta ya. Kalau pemerintah enggak. Itu saja,&quot; ucap Jonan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/1/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/07/28/15714/98547_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara itu, terkait pembatalan proyek kereta api super cepat Jakarta-Surabaya, Jonan mengaku hal tersebut sudah dibicarakan ketika pembentukan kabinet kerja Jokowi-JK.

&quot;Ya memang enggak. Ya memang enggak ada. Kan sudah dibahas dari awal pembentukan kabinet kok, tidak ada pembangunan kereta api super cepat yang menggunakan APBN untuk 5 tahun ke depan,&quot; ucapnya.

Menurutnya, jika pembangunan menggunakan APBN, hal ini tentu tidak membuat pemerataan pembangunan. Pasalnya, pembangunan kereta api super cepat hanya bisa dilakukan di Pulau Jawa.

&quot;Kenapa? Karena kereta api super cepat itu paling dibangun hanya di Jawa. Tapi kalau mau swasta yang bangun silahkan, tapi kalau pakai APBN enggak ada,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
