<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertama Kalinya Harga Premium Berbeda Tiap Wilayah</title><description>Untuk pertama kalinya, harga ketetapan BBM jenis Premium yang biasanya berlaku sama di Indonesia, kini berbeda-beda.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/16/19/1093374/pertama-kalinya-harga-premium-berbeda-tiap-wilayah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/16/19/1093374/pertama-kalinya-harga-premium-berbeda-tiap-wilayah"/><item><title>Pertama Kalinya Harga Premium Berbeda Tiap Wilayah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/16/19/1093374/pertama-kalinya-harga-premium-berbeda-tiap-wilayah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/16/19/1093374/pertama-kalinya-harga-premium-berbeda-tiap-wilayah</guid><pubDate>Jum'at 16 Januari 2015 20:34 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/16/19/1093374/pertama-kalinya-harga-premium-berbeda-tiap-wilayah-V2lVqDA232.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi BBM premium. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/16/19/1093374/pertama-kalinya-harga-premium-berbeda-tiap-wilayah-V2lVqDA232.jpg</image><title>Ilustrasi BBM premium. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sejarah energi di Indonesia memasuki babak baru. Harga ketetapan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium yang biasanya berlaku sama di Indonesia, kini berbeda-beda di tiap wilayah.

Pengamat Energi Universitas Indonesia, Iwa Garniwa, menilai kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintahan era Jokowi-JK ini belum pernah dilakukan sebelumnya. &quot;Belum pernah, ini baru pertama,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (16/1/2015).

Iwa menilai ada keanehan dalam mekanisme penetapan harga per wilayah tersebut. Seharusnya, Pemerintah mempunyai alasan yang jelas dan transparan dalam memutuskan mekanisme penetapan harga BBM per wilayah.

&quot;Namun anehnya Bali lebih tinggi dari pada di Jawa, saya bingung perhitungannya bagaimana,&quot; tandasnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/18/17267/107590_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Sekadar informasi, pemerintah menetapkan harga BBM premium Rp6.600 per liter dan Solar menjadi Rp6.400 per liter. Namun, untuk harga premium di Madura adalah Rp6.700 dan Bali Rp7.000.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sejarah energi di Indonesia memasuki babak baru. Harga ketetapan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium yang biasanya berlaku sama di Indonesia, kini berbeda-beda di tiap wilayah.

Pengamat Energi Universitas Indonesia, Iwa Garniwa, menilai kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintahan era Jokowi-JK ini belum pernah dilakukan sebelumnya. &quot;Belum pernah, ini baru pertama,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (16/1/2015).

Iwa menilai ada keanehan dalam mekanisme penetapan harga per wilayah tersebut. Seharusnya, Pemerintah mempunyai alasan yang jelas dan transparan dalam memutuskan mekanisme penetapan harga BBM per wilayah.

&quot;Namun anehnya Bali lebih tinggi dari pada di Jawa, saya bingung perhitungannya bagaimana,&quot; tandasnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/18/17267/107590_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Sekadar informasi, pemerintah menetapkan harga BBM premium Rp6.600 per liter dan Solar menjadi Rp6.400 per liter. Namun, untuk harga premium di Madura adalah Rp6.700 dan Bali Rp7.000.
</content:encoded></item></channel></rss>
