<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Monorel Mangkrak, Segitiga Emas Tetap Menarik Investasi</title><description>Mangkraknya proyek monorel tidak melulu memberikan dampak yang buruk, terutama&amp;nbsp; pada sektor investasi di wilayah segitiga emas</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/16/320/1092884/monorel-mangkrak-segitiga-emas-tetap-menarik-investasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/16/320/1092884/monorel-mangkrak-segitiga-emas-tetap-menarik-investasi"/><item><title>Monorel Mangkrak, Segitiga Emas Tetap Menarik Investasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/16/320/1092884/monorel-mangkrak-segitiga-emas-tetap-menarik-investasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/16/320/1092884/monorel-mangkrak-segitiga-emas-tetap-menarik-investasi</guid><pubDate>Jum'at 16 Januari 2015 01:15 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/15/320/1092884/monorel-mangkrak-segitiga-emas-tetap-menarik-investasi-LUfPvVIbmP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Monorel {Mangkrak}, Segitiga Emas Tetap Menarik Investasi (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/15/320/1092884/monorel-mangkrak-segitiga-emas-tetap-menarik-investasi-LUfPvVIbmP.jpg</image><title>Monorel {Mangkrak}, Segitiga Emas Tetap Menarik Investasi (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Mangkraknya proyek monorel tidak melulu memberikan dampak yang buruk. Terutama pada sektor investasi di wilayah segitiga emas, yakni Kuningan-Karet-Sudirman.

&quot;Terlepas dari monorel, ini tetap paling menarik untuk investasi, tujuannya kan tadi monorel untuk meningkatkan investasi di segitiga emas,&quot; kata Pengamat Tata Ruang Nurwono Joga saat dihubungi Okezone, Jakarta, Jumat (16/1/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/06/28/15256/95917_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Monorel, lanjut Nurwono, merupakan pembangunan yang ke depannya akan melengkapi pengembangan koridor-koridor transportasi lainnya, seperti TransJakarta, MRT.

Kawasan segitiga emas masih tetap menjadi lokasi yang paling menarik untuk dilakukan investasi. Ditambah lagi dengan pembangunan MRT yang saat ini tengah dikerjakan konstruksinya.

&quot;Tapi kan ini masih ada MRT, yang bisa terus dikembangkan,&quot; tambahnya.

Akan tetapi, Nurwono menyayangkan pemerintah dalam perkembangan MRT. Di mana, pada roadmap tata ruang Provinsi DKI Jakarta hingga 2030 perkembangan MRT tidak masuk dalam detail tata ruangnya.

&quot;Ini menunjukkan pemprov DKI tidak memiliki jangka panjang tata ruang dan transportasi, masih sangat berjangka pendek dan tidak matang,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Mangkraknya proyek monorel tidak melulu memberikan dampak yang buruk. Terutama pada sektor investasi di wilayah segitiga emas, yakni Kuningan-Karet-Sudirman.

&quot;Terlepas dari monorel, ini tetap paling menarik untuk investasi, tujuannya kan tadi monorel untuk meningkatkan investasi di segitiga emas,&quot; kata Pengamat Tata Ruang Nurwono Joga saat dihubungi Okezone, Jakarta, Jumat (16/1/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/06/28/15256/95917_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Monorel, lanjut Nurwono, merupakan pembangunan yang ke depannya akan melengkapi pengembangan koridor-koridor transportasi lainnya, seperti TransJakarta, MRT.

Kawasan segitiga emas masih tetap menjadi lokasi yang paling menarik untuk dilakukan investasi. Ditambah lagi dengan pembangunan MRT yang saat ini tengah dikerjakan konstruksinya.

&quot;Tapi kan ini masih ada MRT, yang bisa terus dikembangkan,&quot; tambahnya.

Akan tetapi, Nurwono menyayangkan pemerintah dalam perkembangan MRT. Di mana, pada roadmap tata ruang Provinsi DKI Jakarta hingga 2030 perkembangan MRT tidak masuk dalam detail tata ruangnya.

&quot;Ini menunjukkan pemprov DKI tidak memiliki jangka panjang tata ruang dan transportasi, masih sangat berjangka pendek dan tidak matang,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
