<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Perhotelan Diyakini Tak Terpengaruh Aksi Menhub Jonan</title><description>Tidak adanya lagi tiket pesawat murah tidak mempengaruhi salah satu operator hotel terbesar di Indonesia, Accor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/20/470/1094734/industri-perhotelan-diyakini-tak-terpengaruh-aksi-menhub-jonan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/20/470/1094734/industri-perhotelan-diyakini-tak-terpengaruh-aksi-menhub-jonan"/><item><title>Industri Perhotelan Diyakini Tak Terpengaruh Aksi Menhub Jonan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/20/470/1094734/industri-perhotelan-diyakini-tak-terpengaruh-aksi-menhub-jonan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/20/470/1094734/industri-perhotelan-diyakini-tak-terpengaruh-aksi-menhub-jonan</guid><pubDate>Selasa 20 Januari 2015 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Meutia Febrina Anugrah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/20/470/1094734/industri-perhotelan-diyakini-tak-terpengaruh-aksi-menhub-jonan-puzAQCjumP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Perhotelan Diyakini Tak Terpengaruh Aksi Menhub Jonan (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/20/470/1094734/industri-perhotelan-diyakini-tak-terpengaruh-aksi-menhub-jonan-puzAQCjumP.jpg</image><title>Industri Perhotelan Diyakini Tak Terpengaruh Aksi Menhub Jonan (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -  Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan memastikan bahwa dengan kebijakan baru mengenai penetapan tarif bawah 40 persen dari tarif batas atas artinya tidak akan ada lagi tiket murah di indonesia. Salah satu industri yang bakal berdampak langsung dengan kebijakan ini adalah industri perhotelan.
&amp;nbsp;

Hal tersebut karena minat wisatawan untuk berlibur diprediksi bisa menurun dan bisnis perhotelan bisa ikut  menurun karena terkendala tiket yang mahal. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi salah satu operator hotel terbesar di Indonesia, Accor.
Menurut Chief Ooperating Officer Accor Malaysia, Indonesia and Singapore, Gerard Guillouet ia mengaku tidak khawatir dengan kebijakan ini.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/12/08/17537/109268_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Mengenai kebijakan itu, saya rasa tidak ada pengaruhnya pada bisnis pariwisata seperti hotel ini. Karena orang kalau mau traveling pasti akan tetap traveling saja. Tidak akan berpengaruh,&quot; ujar dia di sela-sela peresmian Hotel Ibis di Jakarta, Selasa (20/1/2015).
Bahkan, dia menilai Indonesia memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Banyak daerah-daerah di Indonesia yang bisa berkembang jika dikelola dengan baik.
&quot;Dulu Bu Menteri Pariwisata Mari Elka pernah bilang ke saya, akan ada 18 destinasi wisata baru di Indonesia. Ini potensial sekali,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA -  Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan memastikan bahwa dengan kebijakan baru mengenai penetapan tarif bawah 40 persen dari tarif batas atas artinya tidak akan ada lagi tiket murah di indonesia. Salah satu industri yang bakal berdampak langsung dengan kebijakan ini adalah industri perhotelan.
&amp;nbsp;

Hal tersebut karena minat wisatawan untuk berlibur diprediksi bisa menurun dan bisnis perhotelan bisa ikut  menurun karena terkendala tiket yang mahal. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi salah satu operator hotel terbesar di Indonesia, Accor.
Menurut Chief Ooperating Officer Accor Malaysia, Indonesia and Singapore, Gerard Guillouet ia mengaku tidak khawatir dengan kebijakan ini.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/12/08/17537/109268_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Mengenai kebijakan itu, saya rasa tidak ada pengaruhnya pada bisnis pariwisata seperti hotel ini. Karena orang kalau mau traveling pasti akan tetap traveling saja. Tidak akan berpengaruh,&quot; ujar dia di sela-sela peresmian Hotel Ibis di Jakarta, Selasa (20/1/2015).
Bahkan, dia menilai Indonesia memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Banyak daerah-daerah di Indonesia yang bisa berkembang jika dikelola dengan baik.
&quot;Dulu Bu Menteri Pariwisata Mari Elka pernah bilang ke saya, akan ada 18 destinasi wisata baru di Indonesia. Ini potensial sekali,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
