<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Sulap Minyak Tanah Jadi Avtur</title><description>Agar kerosene ini tetap menghasilkan nilai tambah, Pertamina menjadikannya sebagai BBM untuk pesawat terbang yakni avtur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/23/19/1096191/pertamina-sulap-minyak-tanah-jadi-avtur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/23/19/1096191/pertamina-sulap-minyak-tanah-jadi-avtur"/><item><title>Pertamina Sulap Minyak Tanah Jadi Avtur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/23/19/1096191/pertamina-sulap-minyak-tanah-jadi-avtur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/23/19/1096191/pertamina-sulap-minyak-tanah-jadi-avtur</guid><pubDate>Jum'at 23 Januari 2015 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/23/19/1096191/pertamina-sulap-minyak-tanah-jadi-avtur-Frn6n07C3o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina Sulap Minyak Tanah Jadi Avtur (Ilustrasi: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/23/19/1096191/pertamina-sulap-minyak-tanah-jadi-avtur-Frn6n07C3o.jpg</image><title>Pertamina Sulap Minyak Tanah Jadi Avtur (Ilustrasi: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Sejak program konversi minyak tanah (kerosene) ke gas elpiji 3 Kilogram (Kg) dijalankan pada tahun 2007, pertumbuhan konsumsi minyak tanah berhasil ditekan. Kendati demikian, kilang minyak PT Pertamina (Persero) masih menghasilkan produk BBM jenis minyak tanah.

Vice President Refining Technology Refining Directorat Pertamina Budi Santoso Syarif mengatakan, ketika program konversi dilakukan, stok kerosene sangat berlimpah bahkan mencapai 92 hari.

Agar kerosene ini tetap menghasilkan nilai tambah, Pertamina menjadikannya sebagai BBM untuk pesawat terbang yakni avtur.

&quot;Jadi stok kerosene banyak diubah ke avtur, karena ada konversi minyak tanah ke Elpiji,&quot; ucap Budi, di Jakarta, Jumat (23/1/2015).

Menurut Budi, proses kerosene menjadi avtur ini harus melalui proses yang dinamakan hidro heater. Hal ini dilakukan karena kerosene memiliki titik beku yang berbeda dengan avtur. Selain dijadikan avtur, ada sebagian kerosene dijadikan BBM jenis Solar.

&quot;Kerosen kita jadikan ke avtur, ke solar juga bisa. Kerosene sama avtur beda titik beku makanya kero dimasukan ke dalam hidro heater. Titik beku lebih rendah lagi. Ini buat pesawat terbang, ini dimaksimalkan,&quot; paparnya.

Namun, dirinya tidak menjelaskan secara detil mengenai produksi kerosene dan avtur. &quot;Saya lupa, ada datanya, tapi saya tidak berani menyebutkan,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sejak program konversi minyak tanah (kerosene) ke gas elpiji 3 Kilogram (Kg) dijalankan pada tahun 2007, pertumbuhan konsumsi minyak tanah berhasil ditekan. Kendati demikian, kilang minyak PT Pertamina (Persero) masih menghasilkan produk BBM jenis minyak tanah.

Vice President Refining Technology Refining Directorat Pertamina Budi Santoso Syarif mengatakan, ketika program konversi dilakukan, stok kerosene sangat berlimpah bahkan mencapai 92 hari.

Agar kerosene ini tetap menghasilkan nilai tambah, Pertamina menjadikannya sebagai BBM untuk pesawat terbang yakni avtur.

&quot;Jadi stok kerosene banyak diubah ke avtur, karena ada konversi minyak tanah ke Elpiji,&quot; ucap Budi, di Jakarta, Jumat (23/1/2015).

Menurut Budi, proses kerosene menjadi avtur ini harus melalui proses yang dinamakan hidro heater. Hal ini dilakukan karena kerosene memiliki titik beku yang berbeda dengan avtur. Selain dijadikan avtur, ada sebagian kerosene dijadikan BBM jenis Solar.

&quot;Kerosen kita jadikan ke avtur, ke solar juga bisa. Kerosene sama avtur beda titik beku makanya kero dimasukan ke dalam hidro heater. Titik beku lebih rendah lagi. Ini buat pesawat terbang, ini dimaksimalkan,&quot; paparnya.

Namun, dirinya tidak menjelaskan secara detil mengenai produksi kerosene dan avtur. &quot;Saya lupa, ada datanya, tapi saya tidak berani menyebutkan,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
