<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Diminta Bangun Pembangkit Listrik Nuklir</title><description>Pemerintah harus berani mencoba pembangkit listrik tenaga nuklir yang selama ini belum dicoba.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/27/20/1097687/pemerintah-diminta-bangun-pembangkit-listrik-nuklir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/27/20/1097687/pemerintah-diminta-bangun-pembangkit-listrik-nuklir"/><item><title>Pemerintah Diminta Bangun Pembangkit Listrik Nuklir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/27/20/1097687/pemerintah-diminta-bangun-pembangkit-listrik-nuklir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/27/20/1097687/pemerintah-diminta-bangun-pembangkit-listrik-nuklir</guid><pubDate>Selasa 27 Januari 2015 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Athurtian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/27/20/1097687/pemerintah-diminta-bangun-pembangkit-listrik-nuklir-4NeUOXhJiV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah Diminta Bangun Pembangkit Listrik Nuklir (Ilustrasi: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/27/20/1097687/pemerintah-diminta-bangun-pembangkit-listrik-nuklir-4NeUOXhJiV.jpg</image><title>Pemerintah Diminta Bangun Pembangkit Listrik Nuklir (Ilustrasi: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah secara bertahap tengah membangun megaproyek pembangkit tenaga listrik sebesar 35.000 megawatt (mw). Pembangunan pembangkit tenaga listrik tersebut nampaknya bukan salah satu alternatif pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional.

&quot;Kita mau berubah, saya ingin pemerintah mencoba pembangkit listrik tenaga nuklir,&quot; ujar Anggota Komisi VII DPR, Kurtubi kepada Okezone, Selasa (27/1/2015)

Menurutnya, pemerintah harus berani mencoba pembangkit listrik tenaga nuklir yang selama ini belum dicoba pemerintah.

&quot;Harusnya kita punya, yang selama ini diharamkan (nuklir), sekarang kita buka saja,&quot;katanya.

Dilanjutkan dia, bahwa sebenarnya Indonesia sudah sangat siap untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga nuklir dan untuk pembelajaran awal pemerintah bisa &quot;mencontek&quot; negara lain yang sudah menggunakan nuklir sebagai pembangkit listrik.

&quot;Siap banget, kita copy paste dari negara-negara yang sudah mampu meng-handle, saat ini ada 90 negara yang sedang membangun pembangkit tenaga nuklir, kita terlambat,&quot;imbuhnya

&quot;Ini cara untuk mengejar, agar konsumsi listrik kita meningkat, seluruh keluarga bisa menampung aliran listrik,&quot;tandas Kurtubi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah secara bertahap tengah membangun megaproyek pembangkit tenaga listrik sebesar 35.000 megawatt (mw). Pembangunan pembangkit tenaga listrik tersebut nampaknya bukan salah satu alternatif pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional.

&quot;Kita mau berubah, saya ingin pemerintah mencoba pembangkit listrik tenaga nuklir,&quot; ujar Anggota Komisi VII DPR, Kurtubi kepada Okezone, Selasa (27/1/2015)

Menurutnya, pemerintah harus berani mencoba pembangkit listrik tenaga nuklir yang selama ini belum dicoba pemerintah.

&quot;Harusnya kita punya, yang selama ini diharamkan (nuklir), sekarang kita buka saja,&quot;katanya.

Dilanjutkan dia, bahwa sebenarnya Indonesia sudah sangat siap untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga nuklir dan untuk pembelajaran awal pemerintah bisa &quot;mencontek&quot; negara lain yang sudah menggunakan nuklir sebagai pembangkit listrik.

&quot;Siap banget, kita copy paste dari negara-negara yang sudah mampu meng-handle, saat ini ada 90 negara yang sedang membangun pembangkit tenaga nuklir, kita terlambat,&quot;imbuhnya

&quot;Ini cara untuk mengejar, agar konsumsi listrik kita meningkat, seluruh keluarga bisa menampung aliran listrik,&quot;tandas Kurtubi.
</content:encoded></item></channel></rss>
