<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>100 Hari Jokowi, Gubernur BI Puji Positifnya Ekonomi RI</title><description>Gubernur BI Agus Martowardojo menyebut kondisi ekonomi Indonesia dalam jalur yang baik di 100 hari pemerintahan Jokowi-JK</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/28/20/1098322/100-hari-jokowi-gubernur-bi-puji-positifnya-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/01/28/20/1098322/100-hari-jokowi-gubernur-bi-puji-positifnya-ekonomi-ri"/><item><title>100 Hari Jokowi, Gubernur BI Puji Positifnya Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/01/28/20/1098322/100-hari-jokowi-gubernur-bi-puji-positifnya-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/01/28/20/1098322/100-hari-jokowi-gubernur-bi-puji-positifnya-ekonomi-ri</guid><pubDate>Rabu 28 Januari 2015 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/28/20/1098322/100-hari-jokowi-gubernur-bi-puji-positifnya-ekonomi-ri-L2xbGD48kF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Agus Martowardojo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/28/20/1098322/100-hari-jokowi-gubernur-bi-puji-positifnya-ekonomi-ri-L2xbGD48kF.jpg</image><title>Gubernur BI Agus Martowardojo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyebut, dalam 100 hari pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) kondisi ekonomi Indonesia dalam jalur yang baik. Hal ini tercermin dari segi inflasi dan neraca perdagangan yang diperkirakan akan membaik.

&quot;Bahwa ekonomi Indonesia sedang dalam kondisi yang baik dan ini terlihat dari inflasi,&quot; ucap Agus di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Menurut Agus, dengan inflasi terkendali akan membuat rakyat akan sejahtera. Selain itu dari sisi struktural, pemerintahan saat ini sudah menjalankan reformasi birokrasi yang sudah berjalan.

&quot;Lalu ada upaya mempercepat pembangunan infrastruktur secara serius. Apakah itu infrastruktur untuk pertanian, untuk logistik, transportasi, kita sambut baik ketika dicanangkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),&quot; imbuhnya.

Agus menjelaskan, dengan adanya PTSP saat ini membuat lambannya perizinan akan teratasi yang sebelumnya kementerian tidak melimpahkan izin langsung kepada BKPM.

&quot;PTSP saya harus katakan sebelumnya, Indonesia belum berhasil mengeksekusi. Jadi sekarang perlu dilihat, bisa enggak kita mengeksekusi. Karena sebelumnya K/L tidak ingin mendelegasikan kewenangannya kepada BKPM. Tetapi kalau sekarang bisa benar-benar akan membangun kredibilitas. Ini salah satu reformasi struktural yang harus diwaspadai bisa jalan atau tidak,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyebut, dalam 100 hari pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) kondisi ekonomi Indonesia dalam jalur yang baik. Hal ini tercermin dari segi inflasi dan neraca perdagangan yang diperkirakan akan membaik.

&quot;Bahwa ekonomi Indonesia sedang dalam kondisi yang baik dan ini terlihat dari inflasi,&quot; ucap Agus di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Menurut Agus, dengan inflasi terkendali akan membuat rakyat akan sejahtera. Selain itu dari sisi struktural, pemerintahan saat ini sudah menjalankan reformasi birokrasi yang sudah berjalan.

&quot;Lalu ada upaya mempercepat pembangunan infrastruktur secara serius. Apakah itu infrastruktur untuk pertanian, untuk logistik, transportasi, kita sambut baik ketika dicanangkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),&quot; imbuhnya.

Agus menjelaskan, dengan adanya PTSP saat ini membuat lambannya perizinan akan teratasi yang sebelumnya kementerian tidak melimpahkan izin langsung kepada BKPM.

&quot;PTSP saya harus katakan sebelumnya, Indonesia belum berhasil mengeksekusi. Jadi sekarang perlu dilihat, bisa enggak kita mengeksekusi. Karena sebelumnya K/L tidak ingin mendelegasikan kewenangannya kepada BKPM. Tetapi kalau sekarang bisa benar-benar akan membangun kredibilitas. Ini salah satu reformasi struktural yang harus diwaspadai bisa jalan atau tidak,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
