<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Indonesia Sangat Bandel</title><description>Sofyan Djalil mengatakan, inflasi di Indonesia sangat bandel. Hal ini dikarenakan inflasi tidak pernah stabil dan konsisten.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/13/20/1105296/inflasi-indonesia-sangat-bandel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/02/13/20/1105296/inflasi-indonesia-sangat-bandel"/><item><title>Inflasi Indonesia Sangat Bandel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/13/20/1105296/inflasi-indonesia-sangat-bandel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/02/13/20/1105296/inflasi-indonesia-sangat-bandel</guid><pubDate>Jum'at 13 Februari 2015 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/13/20/1105296/inflasi-indonesia-sangat-bandel-JtLtTAIJev.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Sofyan Djalil. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/13/20/1105296/inflasi-indonesia-sangat-bandel-JtLtTAIJev.jpg</image><title>Menko Perekonomian Sofyan Djalil. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, inflasi di Indonesia sangat bandel. Hal ini dikarenakan inflasi tidak pernah stabil dan konsisten.
&amp;nbsp;

&quot;Inflasi kita sangat bandel tidak pernah rendah secara konsisten,&quot; kata Sofyan saat ditemui di kantornya, Jumat (13/2/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/06/25/15218/95709_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurutnya, hal tersebut diakibatkan dari instrumen kebijakan Indonesia yang tidak baik. Sehingga, perlu diatasi dengan mewujudkan persaingan usaha yang sehat, mengingat hampir semua sektor usaha mengalami kondisi persaingan yang tidak sehat.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wMS8yMy80LzUyMzU0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
&quot;Kalau tidak diatasi dengan persaingan sehat, ekonomi kita jadi tidak baik,&quot; ucap dia.
Untuk itu, pemerintah telah melakukan kerja sama dengan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) untuk menangani persaingan usaha yang tidak sehat tersebut. Hal ini dianggap akan berdampak baik bagi perekonomian ke depannya.
&quot;Sekarang dan ke depannya kita bersama KPPU mengatasi masalah ini,&quot; tutur dia.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, inflasi di Indonesia sangat bandel. Hal ini dikarenakan inflasi tidak pernah stabil dan konsisten.
&amp;nbsp;

&quot;Inflasi kita sangat bandel tidak pernah rendah secara konsisten,&quot; kata Sofyan saat ditemui di kantornya, Jumat (13/2/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/06/25/15218/95709_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurutnya, hal tersebut diakibatkan dari instrumen kebijakan Indonesia yang tidak baik. Sehingga, perlu diatasi dengan mewujudkan persaingan usaha yang sehat, mengingat hampir semua sektor usaha mengalami kondisi persaingan yang tidak sehat.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wMS8yMy80LzUyMzU0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
&quot;Kalau tidak diatasi dengan persaingan sehat, ekonomi kita jadi tidak baik,&quot; ucap dia.
Untuk itu, pemerintah telah melakukan kerja sama dengan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) untuk menangani persaingan usaha yang tidak sehat tersebut. Hal ini dianggap akan berdampak baik bagi perekonomian ke depannya.
&quot;Sekarang dan ke depannya kita bersama KPPU mengatasi masalah ini,&quot; tutur dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
