<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Sofyan Akui Masih Butuh Impor Beras</title><description>Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil meyakini bahwa Indonesia tetap harus melakukan impor beras.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/20/320/1108355/menko-sofyan-akui-masih-butuh-impor-beras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/02/20/320/1108355/menko-sofyan-akui-masih-butuh-impor-beras"/><item><title>Menko Sofyan Akui Masih Butuh Impor Beras</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/20/320/1108355/menko-sofyan-akui-masih-butuh-impor-beras</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/02/20/320/1108355/menko-sofyan-akui-masih-butuh-impor-beras</guid><pubDate>Jum'at 20 Februari 2015 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/20/320/1108355/menko-sofyan-akui-masih-butuh-impor-beras-vr61fgDLgK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Sofyan Akui Masih Butuh Impor Beras (Ilustrasi: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/20/320/1108355/menko-sofyan-akui-masih-butuh-impor-beras-vr61fgDLgK.jpg</image><title>Menko Sofyan Akui Masih Butuh Impor Beras (Ilustrasi: Reuters)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil meyakini bahwa Indonesia tetap harus melakukan impor beras. Pasalnya, suplai beras dalam negeri masih kurang memenuhi kebutuhan masyarakat.
&quot;Saya tetap meyakini kita harus mengimpor karena kalau misal suplai dalam negeri kurang, salah satu jalan adalah membuka impor,&quot; ujar Sofyan saat ditemui di kantornya, Jumat (20/2/2015).
Sofyan mengatakan, target swasembada pangan belum difokuskan pada tahun ini. Sehingga, pemerintah masih mempunyai waktu mempersiapkan hal tersebut.
&quot;Target swasembada bukan tahun ini karena kan 52 persen irigasi rusak. Tahun ini baru dibereskan bibit, pupuk dan kemudian irigasi diperbaiki,&quot; kata dia.
Sofyan menuturkan, target swasembada pangan yang diusung Presiden Joko Widodo (Jokowi) maksimum tercapai pada 3 tahun mendatang. Sehingga, jika persediaan beras kurang, maka akan dilakukan impor.
&quot;Impor sebanyak mungkin diperlukan sehingga para pelaku pasar jangan menganggap kurang suplai terus sehingga harga dinaikkan,&quot; ujar Sofyan.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil meyakini bahwa Indonesia tetap harus melakukan impor beras. Pasalnya, suplai beras dalam negeri masih kurang memenuhi kebutuhan masyarakat.
&quot;Saya tetap meyakini kita harus mengimpor karena kalau misal suplai dalam negeri kurang, salah satu jalan adalah membuka impor,&quot; ujar Sofyan saat ditemui di kantornya, Jumat (20/2/2015).
Sofyan mengatakan, target swasembada pangan belum difokuskan pada tahun ini. Sehingga, pemerintah masih mempunyai waktu mempersiapkan hal tersebut.
&quot;Target swasembada bukan tahun ini karena kan 52 persen irigasi rusak. Tahun ini baru dibereskan bibit, pupuk dan kemudian irigasi diperbaiki,&quot; kata dia.
Sofyan menuturkan, target swasembada pangan yang diusung Presiden Joko Widodo (Jokowi) maksimum tercapai pada 3 tahun mendatang. Sehingga, jika persediaan beras kurang, maka akan dilakukan impor.
&quot;Impor sebanyak mungkin diperlukan sehingga para pelaku pasar jangan menganggap kurang suplai terus sehingga harga dinaikkan,&quot; ujar Sofyan.
</content:encoded></item></channel></rss>
