<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Tak Ingin Impor Beras Tahun Ini</title><description>Menteri Perdagangan Rahmat Gobel menyatakan tahun ini pihaknya tidak akan membuka keran impor beras.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/22/320/1108972/mendag-tak-ingin-impor-beras-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/02/22/320/1108972/mendag-tak-ingin-impor-beras-tahun-ini"/><item><title>Mendag Tak Ingin Impor Beras Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/22/320/1108972/mendag-tak-ingin-impor-beras-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/02/22/320/1108972/mendag-tak-ingin-impor-beras-tahun-ini</guid><pubDate>Minggu 22 Februari 2015 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/22/320/1108972/mendag-tak-ingin-impor-beras-tahun-ini-KTCuPtON9U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Tak Ingin Impor Beras Tahun Ini (Rahmat Gobel: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/22/320/1108972/mendag-tak-ingin-impor-beras-tahun-ini-KTCuPtON9U.jpg</image><title>Mendag Tak Ingin Impor Beras Tahun Ini (Rahmat Gobel: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Perdagangan Rahmat Gobel menyatakan tahun ini pihaknya tidak akan membuka keran impor beras. Hal ini lantaran Gobel menilai stok beras saat ini masih mencukupi kebutuhan dalam negeri.

&quot;Tahun ini tidak impor. Stok bulog cukup,&quot; ungkapnya di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (22/2/2015).

Lebih lanjut ketika ditanya soal kenaikan harga beras yang terjadi saat ini lebih signifikan dari tahun lalu, pihaknya mengatakan hal itu disebabkan karena tahun lalu stok beras didukung dengan import beras.

&quot;Mungkin tahun lalu impor untuk mengatasinya,&quot; katanya.

Berbeda pendapat dengan Rahmat Gobel, sebelumnya Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyebutkan bahwa pemerintah perlu melakukan impor beras lantaran stok yang ada tidak mencukupi kebutuhan konsumen dalam negeri.

&quot;Kita harus menjaga inflasi agar tetap terkontrol. Karena beras merupakan salah satu komponen penting,&quot; ujar Sofyan di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat lalu.

Menanggapi hal ini Gobel enggan merespons perbedaan pendapat terkait dengan keran impor yang harus dibuka untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

&quot;Jangan ngadu (adu domba) saya dengan Menko,&quot; singkatnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Perdagangan Rahmat Gobel menyatakan tahun ini pihaknya tidak akan membuka keran impor beras. Hal ini lantaran Gobel menilai stok beras saat ini masih mencukupi kebutuhan dalam negeri.

&quot;Tahun ini tidak impor. Stok bulog cukup,&quot; ungkapnya di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (22/2/2015).

Lebih lanjut ketika ditanya soal kenaikan harga beras yang terjadi saat ini lebih signifikan dari tahun lalu, pihaknya mengatakan hal itu disebabkan karena tahun lalu stok beras didukung dengan import beras.

&quot;Mungkin tahun lalu impor untuk mengatasinya,&quot; katanya.

Berbeda pendapat dengan Rahmat Gobel, sebelumnya Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyebutkan bahwa pemerintah perlu melakukan impor beras lantaran stok yang ada tidak mencukupi kebutuhan konsumen dalam negeri.

&quot;Kita harus menjaga inflasi agar tetap terkontrol. Karena beras merupakan salah satu komponen penting,&quot; ujar Sofyan di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat lalu.

Menanggapi hal ini Gobel enggan merespons perbedaan pendapat terkait dengan keran impor yang harus dibuka untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

&quot;Jangan ngadu (adu domba) saya dengan Menko,&quot; singkatnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
