<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gas Melon Langka, Ini Tanggapan Pengusaha Migas</title><description>Hiswana Migas Kota Depok membantah kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi di Depok.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/23/19/1109201/gas-melon-langka-ini-tanggapan-pengusaha-migas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/02/23/19/1109201/gas-melon-langka-ini-tanggapan-pengusaha-migas"/><item><title>Gas Melon Langka, Ini Tanggapan Pengusaha Migas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/23/19/1109201/gas-melon-langka-ini-tanggapan-pengusaha-migas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/02/23/19/1109201/gas-melon-langka-ini-tanggapan-pengusaha-migas</guid><pubDate>Senin 23 Februari 2015 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/23/19/1109201/gas-melon-langka-ini-tanggapan-pengusaha-migas-DxwG1duZd9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto : Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/23/19/1109201/gas-melon-langka-ini-tanggapan-pengusaha-migas-DxwG1duZd9.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto : Okezone</title></images><description>
DEPOK - Kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram (kg) terjadi di Depok. Namun Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok menegaskan yang terjadi bukanlah kelangkaan, tetapi hanya kekurangan pasokan gas elpiji.

Ketua Hiswana Migas Kota Depok Athar Susanto mengatakan bulan Februari di setiap tahun kekurangan pasokan elpiji di seluruh kabupaten kota di Indonesia pasti terjadi. Hal itu disebabkan karena Pertamina menghitung hari kerja distribusi di mana Februari hanya 24 hari kerja.

&quot;Jadi yang biasanya tiap bulan 1.425.000 tabung, karena cuma 24 hari kerja maka berkurang tinggal dirata-ratakan. Iya bisa segitu (200 ribuan tabung),&quot; ungkapnya di Depok, Senin (23/2/2015).

Athar menjelaskan kecamatan dengan penduduk padat pasti akan terasa sulit mencari gas elpiji. Salah satunya seperti di wilayah Margonda, Beji lantaran banyaknya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menggunakan gas melon.

&quot;Pasti di perkotaan akan tambah sulit seperti di Margonda kan banyak Usaha Mikro itu satu warung saja bisa pakai 3-4 tabung. Jadi memang merata di seluruh Depok,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2012/06/11/5982/36414_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Solusinya, kata Athar, pihaknya tengah berupaya menambah pasokan dengan meminta Pemkot Depok membuat surat ke Pertamina. Athar menjelaskan kesulitan mencari pasokan elpiji mulai terjadi di pekan terakhir bulan Februari.

&quot;Di tiap agen begitu. Memang harus ada antisipasi setiap Februari seperti ini. Sehingga lebih kecil jatahnya dibanding Januari dan Maret. Hari ini surat dilayangkan,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
DEPOK - Kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram (kg) terjadi di Depok. Namun Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok menegaskan yang terjadi bukanlah kelangkaan, tetapi hanya kekurangan pasokan gas elpiji.

Ketua Hiswana Migas Kota Depok Athar Susanto mengatakan bulan Februari di setiap tahun kekurangan pasokan elpiji di seluruh kabupaten kota di Indonesia pasti terjadi. Hal itu disebabkan karena Pertamina menghitung hari kerja distribusi di mana Februari hanya 24 hari kerja.

&quot;Jadi yang biasanya tiap bulan 1.425.000 tabung, karena cuma 24 hari kerja maka berkurang tinggal dirata-ratakan. Iya bisa segitu (200 ribuan tabung),&quot; ungkapnya di Depok, Senin (23/2/2015).

Athar menjelaskan kecamatan dengan penduduk padat pasti akan terasa sulit mencari gas elpiji. Salah satunya seperti di wilayah Margonda, Beji lantaran banyaknya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menggunakan gas melon.

&quot;Pasti di perkotaan akan tambah sulit seperti di Margonda kan banyak Usaha Mikro itu satu warung saja bisa pakai 3-4 tabung. Jadi memang merata di seluruh Depok,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2012/06/11/5982/36414_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Solusinya, kata Athar, pihaknya tengah berupaya menambah pasokan dengan meminta Pemkot Depok membuat surat ke Pertamina. Athar menjelaskan kesulitan mencari pasokan elpiji mulai terjadi di pekan terakhir bulan Februari.

&quot;Di tiap agen begitu. Memang harus ada antisipasi setiap Februari seperti ini. Sehingga lebih kecil jatahnya dibanding Januari dan Maret. Hari ini surat dilayangkan,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
