<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petani Serahkan Soal Impor Beras ke Pemerintah</title><description>Pihaknya menyerahkan persoalan importasi beras kepada  pemerintah. Pasalnya pemerintah pasti memiliki pertimbangan misalnya  inflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/25/320/1110265/petani-serahkan-soal-impor-beras-ke-pemerintah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/02/25/320/1110265/petani-serahkan-soal-impor-beras-ke-pemerintah"/><item><title>Petani Serahkan Soal Impor Beras ke Pemerintah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/25/320/1110265/petani-serahkan-soal-impor-beras-ke-pemerintah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/02/25/320/1110265/petani-serahkan-soal-impor-beras-ke-pemerintah</guid><pubDate>Rabu 25 Februari 2015 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Lonjakan harga beras yang terjadi saat ini membuat pemerintah kembali mengambil opsi melakukan impor. Opsi dilakukan sebagai langkah menstabilkan harga dipasaran.
&amp;nbsp;

Menanggapi hal ini Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyatakan sedikit keberatan jika pemerintah mengambil langkah impor.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/06/14/15053/94741_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kalau impor kami keberatan tapi pasti ada pertimbangan pemerintah kalau mengambil kebijakan tersebut,&quot; ungkap Wakil Ketua HKTI, Rachmat Pambudi kepada Okezone, Rabu (25/2/2015).
Kendati demikian, pihaknya menyerahkan persoalan impor beras kepada pemerintah. Pasalnya pemerintah pasti memiliki pertimbangan misalnya inflasi.
&quot;Impor terserah pemerintah, kalau kami sih enggak usah impor tapi pertimbangan  untuk melakukan impor pasti macam-macam, misal pertimbangan harga, pertimbangan ke masyarakat, pertimbangan inflasi,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Lonjakan harga beras yang terjadi saat ini membuat pemerintah kembali mengambil opsi melakukan impor. Opsi dilakukan sebagai langkah menstabilkan harga dipasaran.
&amp;nbsp;

Menanggapi hal ini Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyatakan sedikit keberatan jika pemerintah mengambil langkah impor.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/06/14/15053/94741_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kalau impor kami keberatan tapi pasti ada pertimbangan pemerintah kalau mengambil kebijakan tersebut,&quot; ungkap Wakil Ketua HKTI, Rachmat Pambudi kepada Okezone, Rabu (25/2/2015).
Kendati demikian, pihaknya menyerahkan persoalan impor beras kepada pemerintah. Pasalnya pemerintah pasti memiliki pertimbangan misalnya inflasi.
&quot;Impor terserah pemerintah, kalau kami sih enggak usah impor tapi pertimbangan  untuk melakukan impor pasti macam-macam, misal pertimbangan harga, pertimbangan ke masyarakat, pertimbangan inflasi,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
