<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Kita Tidak Akan Impor Beras!</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah tidak akan mengimpor beras walaupun harga saat ini cukup tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/25/320/1110452/jokowi-kita-tidak-akan-impor-beras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/02/25/320/1110452/jokowi-kita-tidak-akan-impor-beras"/><item><title>Jokowi: Kita Tidak Akan Impor Beras!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/25/320/1110452/jokowi-kita-tidak-akan-impor-beras</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/02/25/320/1110452/jokowi-kita-tidak-akan-impor-beras</guid><pubDate>Rabu 25 Februari 2015 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/25/320/1110452/jokowi-kita-tidak-akan-impor-beras-0x0XHD3Kvn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/25/320/1110452/jokowi-kita-tidak-akan-impor-beras-0x0XHD3Kvn.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah tidak akan mengimpor beras walaupun harga saat ini cukup tinggi. Tidak impornya beras lantaran pemerintah masih memiliki stok beras milik Bulog mencapai 1,4 juta ton.

Terlebih lagi pada bulan Maret hingga April akan memasuki musim panen raya yang menyebabkan stok beras nasional akan melimpah.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/06/14/15053/94741_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Jangan impor (beras), itu harus kita junjung sendiri. Kalau kita impor, itu tergantung kurs,&quot; kata Jokowi di Gudang Bulog, Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Senada dengan Jokowi, Direktur Utama Perum Bulog Lenny Sugihat menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan impor beras dalam waktu dekat.

&quot;Impor itu mungkin baru kita perlukan saat keadaan dalam negeri itu tidak mencukupi. Tapi kalau produksi melimpah untuk apa impor?&quot; kata Lenny.

Apalagi kata Lenny, sebagai perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah akan menjalankan perintah. Dengan demikian, jika pemerintah memutuskan untuk tidak mengimpor beras, maka tidak akan ada impor beras yang dilakukannya.

&quot;Kami tidak bicara impor. Karena Bulog kan offtaker, kembali lagi kalau produksi nasionalnya melimpah, cukup pengadaan dalam negeri. Untuk apa kita impor,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah tidak akan mengimpor beras walaupun harga saat ini cukup tinggi. Tidak impornya beras lantaran pemerintah masih memiliki stok beras milik Bulog mencapai 1,4 juta ton.

Terlebih lagi pada bulan Maret hingga April akan memasuki musim panen raya yang menyebabkan stok beras nasional akan melimpah.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/06/14/15053/94741_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Jangan impor (beras), itu harus kita junjung sendiri. Kalau kita impor, itu tergantung kurs,&quot; kata Jokowi di Gudang Bulog, Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Senada dengan Jokowi, Direktur Utama Perum Bulog Lenny Sugihat menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan impor beras dalam waktu dekat.

&quot;Impor itu mungkin baru kita perlukan saat keadaan dalam negeri itu tidak mencukupi. Tapi kalau produksi melimpah untuk apa impor?&quot; kata Lenny.

Apalagi kata Lenny, sebagai perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah akan menjalankan perintah. Dengan demikian, jika pemerintah memutuskan untuk tidak mengimpor beras, maka tidak akan ada impor beras yang dilakukannya.

&quot;Kami tidak bicara impor. Karena Bulog kan offtaker, kembali lagi kalau produksi nasionalnya melimpah, cukup pengadaan dalam negeri. Untuk apa kita impor,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
