<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ground Breaking Program 1 Juta Rumah Jokowi Molor!</title><description>Kementerian PUPR menyatakan pembangunan program 1 juta rumah molor dari jadwal yang seharusnya sudah ditetapkan pada Maret 2015.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/26/470/1111103/ground-breaking-program-1-juta-rumah-jokowi-molor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/02/26/470/1111103/ground-breaking-program-1-juta-rumah-jokowi-molor"/><item><title>Ground Breaking Program 1 Juta Rumah Jokowi Molor!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/26/470/1111103/ground-breaking-program-1-juta-rumah-jokowi-molor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/02/26/470/1111103/ground-breaking-program-1-juta-rumah-jokowi-molor</guid><pubDate>Kamis 26 Februari 2015 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/26/470/1111103/ground-breaking-program-1-juta-rumah-jokowi-molor-0HqeT5Y1Af.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi : Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/26/470/1111103/ground-breaking-program-1-juta-rumah-jokowi-molor-0HqeT5Y1Af.jpg</image><title>ilustrasi : Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menyatakan pembangunan (ground breaking) program 1 juta rumah molor dari jadwal yang seharusnya sudah ditetapkan pada Maret 2015.
&quot;Rencananya April 2015. Detailnya belum bisa saya sampaikan karena masih proses,&quot; ucap Plt Dirjen Penyediaan Rumah PUPR Syarif Burhanudin di kantornya, Jakarta, Kamis (26/2/2015).
Syarif menambahkan, molornya pembangunan ini digunakan untuk mencari persiapan lahan. Pasalnya, dalam membangunan 1 juta rumah membutuhkan lahan yang cukup besar.
&quot;Iya. Itu sekaligus akan kita cek lahannya. Kesiapan daerah juga harus dilihat. Kita kan mesti cek betul apa benar lahannya sudah siap,&quot; kata Syarif.
Namun, Syarif tidak menjelaskan secara detail lahan mana saja yang sudah siap dibangun program 1 juta rumah. Dirinya menyatakan pembangunannya akan dilakukan serentak dan seremoni ground breaking-nya dilakukan di Jakarta.
&quot;Belum, kita enggak pakai istilah duluan. Nanti secara bersama-sama dilakukan, dan ini tempatnya di Jakarta saja (seremoninya),&quot; ungkap dia.
Syarif melanjutkan, untuk mematangkan konsep pembangunan 1 juta rumah, pihaknya akan melakukan rapat internal pada esok hari.
&quot;Nanti Jumat kita ada rapat soal kesiapan lahan. Jumat lalu sudah rapat dengan daerah. Jumat ini rapat lagi dengan gubernur dan bupati,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Di sisi lain, pihaknya hanya menyediakan pembangunan 10 persen dari program 1 juta rumah tersebut. Dengan kata lain, Kementerian PUPR akan membangun 100 ribu rumah.
&quot;PUPR hanya 10 persen. Dananya Rp7 triliun dari APBN murni,&quot; jelasnya.
Namun, tidak menutup kemungkinan untuk pendanaannya akan meminjam dari bank dunia. &quot;Iya, sementara sedang berproses,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menyatakan pembangunan (ground breaking) program 1 juta rumah molor dari jadwal yang seharusnya sudah ditetapkan pada Maret 2015.
&quot;Rencananya April 2015. Detailnya belum bisa saya sampaikan karena masih proses,&quot; ucap Plt Dirjen Penyediaan Rumah PUPR Syarif Burhanudin di kantornya, Jakarta, Kamis (26/2/2015).
Syarif menambahkan, molornya pembangunan ini digunakan untuk mencari persiapan lahan. Pasalnya, dalam membangunan 1 juta rumah membutuhkan lahan yang cukup besar.
&quot;Iya. Itu sekaligus akan kita cek lahannya. Kesiapan daerah juga harus dilihat. Kita kan mesti cek betul apa benar lahannya sudah siap,&quot; kata Syarif.
Namun, Syarif tidak menjelaskan secara detail lahan mana saja yang sudah siap dibangun program 1 juta rumah. Dirinya menyatakan pembangunannya akan dilakukan serentak dan seremoni ground breaking-nya dilakukan di Jakarta.
&quot;Belum, kita enggak pakai istilah duluan. Nanti secara bersama-sama dilakukan, dan ini tempatnya di Jakarta saja (seremoninya),&quot; ungkap dia.
Syarif melanjutkan, untuk mematangkan konsep pembangunan 1 juta rumah, pihaknya akan melakukan rapat internal pada esok hari.
&quot;Nanti Jumat kita ada rapat soal kesiapan lahan. Jumat lalu sudah rapat dengan daerah. Jumat ini rapat lagi dengan gubernur dan bupati,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Di sisi lain, pihaknya hanya menyediakan pembangunan 10 persen dari program 1 juta rumah tersebut. Dengan kata lain, Kementerian PUPR akan membangun 100 ribu rumah.
&quot;PUPR hanya 10 persen. Dananya Rp7 triliun dari APBN murni,&quot; jelasnya.
Namun, tidak menutup kemungkinan untuk pendanaannya akan meminjam dari bank dunia. &quot;Iya, sementara sedang berproses,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
