<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kuota Subsidi Gas Melon Dipastikan Tak Akan Ditambah</title><description>Kementerian Koordinator bidang Perekonomian tidak akan menambah kuota subsidi Elpiji 3 kilogram (kg).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/27/19/1111440/kuota-subsidi-gas-melon-dipastikan-tak-akan-ditambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/02/27/19/1111440/kuota-subsidi-gas-melon-dipastikan-tak-akan-ditambah"/><item><title>Kuota Subsidi Gas Melon Dipastikan Tak Akan Ditambah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/02/27/19/1111440/kuota-subsidi-gas-melon-dipastikan-tak-akan-ditambah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/02/27/19/1111440/kuota-subsidi-gas-melon-dipastikan-tak-akan-ditambah</guid><pubDate>Jum'at 27 Februari 2015 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/27/19/1111440/kuota-subsidi-gas-melon-dipastikan-tak-akan-ditambah-yNgWX1Iiq9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/27/19/1111440/kuota-subsidi-gas-melon-dipastikan-tak-akan-ditambah-yNgWX1Iiq9.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>
&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian tidak akan menambah kuota subsidi Elpiji 3 kilogram (kg), walaupun saat ini sudah banyak menggelontorkan tabung gas melon tersebut.

Pemberian Elpiji 3 kg ini dilakukan untuk meredam langkanya yang terjadi di beberapa wilayah.

&quot;Jadi masalah tambah subsidi saya rasa enggak perlu,&quot; tegas Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/2/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2012/06/11/5982/36416_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut Sofyan, langkanya gas Elpiji 3 kg sudah diantisipasi dengan menambah suplai sebanyak mungkin. Selain itu, langkanya gas Elpiji ini disebabkan karena banyak agen maupun distributor yang nakal.

&quot;Pertamina melihat apa masalahnya, ternyata juga ditemukan beberapa agen dan distributor punya masalah, sudah diambil tindakan keras sekali,&quot; sebut Sofyan.

Diakui Sofyan, langkanya gas Elpiji 3 kg ini disebabkan banyak agen yang menahan, sehingga harga gas tersebut juga naik. Namun, dirinya membantah pemerintah menaikkan harganya.

&quot;Pokoknya kita Tambah suplai, karena selama ini barangnya tetap sama. Tapi ternyata ada tahan rupanya. Oleh sebab itu Pertamina mengambil tindakan untuk identifikasi hal yang seperti itu. Yang penting kan sama kaya tadi, kalau ada orang yang tahan, kalau kita tambah ke pasar, itu kan kemudian mereka akan melepas,&quot; tukasnya.

Sekedar informasi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati kuota Elpiji subsidi atau ukuran 3 kg. Di mana, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan kuota tersebut sebesar 5,776 juta ton dengan anggaran Rp28,274 triliun di 2015.
</description><content:encoded>
&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian tidak akan menambah kuota subsidi Elpiji 3 kilogram (kg), walaupun saat ini sudah banyak menggelontorkan tabung gas melon tersebut.

Pemberian Elpiji 3 kg ini dilakukan untuk meredam langkanya yang terjadi di beberapa wilayah.

&quot;Jadi masalah tambah subsidi saya rasa enggak perlu,&quot; tegas Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/2/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2012/06/11/5982/36416_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut Sofyan, langkanya gas Elpiji 3 kg sudah diantisipasi dengan menambah suplai sebanyak mungkin. Selain itu, langkanya gas Elpiji ini disebabkan karena banyak agen maupun distributor yang nakal.

&quot;Pertamina melihat apa masalahnya, ternyata juga ditemukan beberapa agen dan distributor punya masalah, sudah diambil tindakan keras sekali,&quot; sebut Sofyan.

Diakui Sofyan, langkanya gas Elpiji 3 kg ini disebabkan banyak agen yang menahan, sehingga harga gas tersebut juga naik. Namun, dirinya membantah pemerintah menaikkan harganya.

&quot;Pokoknya kita Tambah suplai, karena selama ini barangnya tetap sama. Tapi ternyata ada tahan rupanya. Oleh sebab itu Pertamina mengambil tindakan untuk identifikasi hal yang seperti itu. Yang penting kan sama kaya tadi, kalau ada orang yang tahan, kalau kita tambah ke pasar, itu kan kemudian mereka akan melepas,&quot; tukasnya.

Sekedar informasi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati kuota Elpiji subsidi atau ukuran 3 kg. Di mana, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan kuota tersebut sebesar 5,776 juta ton dengan anggaran Rp28,274 triliun di 2015.
</content:encoded></item></channel></rss>
