<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebijakan Energi Diminta Ditata Kembali</title><description>Sehubungan dengan kebijakan energi yang dinilai tidak konsisten sehingga membuat investor enggan berinvestasi di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/08/19/1115465/kebijakan-energi-diminta-ditata-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/03/08/19/1115465/kebijakan-energi-diminta-ditata-kembali"/><item><title>Kebijakan Energi Diminta Ditata Kembali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/08/19/1115465/kebijakan-energi-diminta-ditata-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/03/08/19/1115465/kebijakan-energi-diminta-ditata-kembali</guid><pubDate>Minggu 08 Maret 2015 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Dhera Arizona Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/08/19/1115465/kebijakan-energi-diminta-ditata-kembali-OGtYyHKYRO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebijiakan Energi Diminta Dikaji Kembali (Ilustrasi: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/08/19/1115465/kebijakan-energi-diminta-ditata-kembali-OGtYyHKYRO.jpg</image><title>Kebijiakan Energi Diminta Dikaji Kembali (Ilustrasi: Reuters)</title></images><description>
JAKARTA - Sehubungan dengan kebijakan energi yang dinilai tidak konsisten sehingga membuat investor enggan berinvestasi di Indonesia.

Ketua Komisi VII DPR RI, Kardaya Warnika menyebutkan bahwa kebijakan energi harus ditata kembali. &quot;Yang paling penting kebijakan energi harus ditata kembali sesuai dengan prinsip-prinsip dasarnya,&quot; tuturnya dalam sebuah diskusi, Jakarta, Minggu (8/3/2015).

Kardaya mengimbau, masyarakat harus menyadari akan pentingnya penataan kembali kebijakan energi. &quot;Kita harus sadar, kalau tidak pada tahun 2019 kita akan defisit energi, karena energi untuk lima tahun itu tidak sempat,&quot; kata dia.

Dirinya meminta agar pemerintah harus mempertimbangkan kembali soal kenaikan harga bahan bakar serta elpiji.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sehubungan dengan kebijakan energi yang dinilai tidak konsisten sehingga membuat investor enggan berinvestasi di Indonesia.

Ketua Komisi VII DPR RI, Kardaya Warnika menyebutkan bahwa kebijakan energi harus ditata kembali. &quot;Yang paling penting kebijakan energi harus ditata kembali sesuai dengan prinsip-prinsip dasarnya,&quot; tuturnya dalam sebuah diskusi, Jakarta, Minggu (8/3/2015).

Kardaya mengimbau, masyarakat harus menyadari akan pentingnya penataan kembali kebijakan energi. &quot;Kita harus sadar, kalau tidak pada tahun 2019 kita akan defisit energi, karena energi untuk lima tahun itu tidak sempat,&quot; kata dia.

Dirinya meminta agar pemerintah harus mempertimbangkan kembali soal kenaikan harga bahan bakar serta elpiji.
</content:encoded></item></channel></rss>
