<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>GE Akan Bangun Pabrik Turbin</title><description>General Electric (GE) Indonesia berencana untuk menanamkan investasinya di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/10/19/1116528/ge-akan-bangun-pabrik-turbin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/03/10/19/1116528/ge-akan-bangun-pabrik-turbin"/><item><title>GE Akan Bangun Pabrik Turbin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/10/19/1116528/ge-akan-bangun-pabrik-turbin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/03/10/19/1116528/ge-akan-bangun-pabrik-turbin</guid><pubDate>Selasa 10 Maret 2015 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/10/19/1116528/ge-akan-bangun-pabrik-turbin-CmfYlxkvze.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Turbin milik GE. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/10/19/1116528/ge-akan-bangun-pabrik-turbin-CmfYlxkvze.jpg</image><title>Turbin milik GE. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - General Electric (GE) Indonesia berencana untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Adapun investasi yang dipilih, yakni pembangunan pabrik pembuatan teknologi turbin.

&quot;Kami selalu berminat kalau bisa membuat sesuatu di Indonesia,&quot; ujar CEO General Electric Indonesia Handry Satriago di Bale Soto, Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Namun, Handry menegaskan, untuk membangun pabrik turbin di Indonesia tidaklah mudah. Banyak persyaratan yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Seperti, SDM suplai, material, dan lain-lain.

&quot;Bikin pabrik turbin itu tidak gampang, persyaratannya banyak. Talent-nya ada enggak, raw materialnya ada enggak. Lalu juga murah atau tidak biaya operasionalnya,&quot; imbuhnya.

Meskipun begitu, Hanry mengakui GE tetap tertarik untuk membangun pabrik di Indonesia. Setidaknya jika GE jadi membangun pabrik, kapasitasnya produksinya akan mencapai 300-400 mega watt turbin berbahan bakar gas. &quot;Kalau kita bisa buat landasannya saja sudah bagus,&quot; imbuhnya.

Seperti di ketahui, GE Indonesia merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di penyediaan teknologi untuk industri kesehatan, penerbangan, transportasi, minyak dan gas hingga pembangkit listrik.
</description><content:encoded>JAKARTA - General Electric (GE) Indonesia berencana untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Adapun investasi yang dipilih, yakni pembangunan pabrik pembuatan teknologi turbin.

&quot;Kami selalu berminat kalau bisa membuat sesuatu di Indonesia,&quot; ujar CEO General Electric Indonesia Handry Satriago di Bale Soto, Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Namun, Handry menegaskan, untuk membangun pabrik turbin di Indonesia tidaklah mudah. Banyak persyaratan yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Seperti, SDM suplai, material, dan lain-lain.

&quot;Bikin pabrik turbin itu tidak gampang, persyaratannya banyak. Talent-nya ada enggak, raw materialnya ada enggak. Lalu juga murah atau tidak biaya operasionalnya,&quot; imbuhnya.

Meskipun begitu, Hanry mengakui GE tetap tertarik untuk membangun pabrik di Indonesia. Setidaknya jika GE jadi membangun pabrik, kapasitasnya produksinya akan mencapai 300-400 mega watt turbin berbahan bakar gas. &quot;Kalau kita bisa buat landasannya saja sudah bagus,&quot; imbuhnya.

Seperti di ketahui, GE Indonesia merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di penyediaan teknologi untuk industri kesehatan, penerbangan, transportasi, minyak dan gas hingga pembangkit listrik.
</content:encoded></item></channel></rss>
