<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Minta Pemerintah Antisipasi Kerugian Akibat Penggunaan Biofuel</title><description>PT Pertamina (Persero) meminta kepada pemerintah untuk segera mencarikan jalan keluar antisipasi kerugian yang akan ditanggung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/16/19/1119550/pertamina-minta-pemerintah-antisipasi-kerugian-akibat-penggunaan-biofuel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/03/16/19/1119550/pertamina-minta-pemerintah-antisipasi-kerugian-akibat-penggunaan-biofuel"/><item><title>Pertamina Minta Pemerintah Antisipasi Kerugian Akibat Penggunaan Biofuel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/16/19/1119550/pertamina-minta-pemerintah-antisipasi-kerugian-akibat-penggunaan-biofuel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/03/16/19/1119550/pertamina-minta-pemerintah-antisipasi-kerugian-akibat-penggunaan-biofuel</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2015 21:25 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/16/19/1119550/pertamina-minta-pemerintah-antisipasi-kerugian-akibat-penggunaan-biofuel-0VACgCdeEw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung Pertamina (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/16/19/1119550/pertamina-minta-pemerintah-antisipasi-kerugian-akibat-penggunaan-biofuel-0VACgCdeEw.jpg</image><title>Gedung Pertamina (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) meminta kepada pemerintah untuk segera mencarikan jalan keluar antisipasi kerugian yang akan ditanggung BUMN minyak dan gas (Migas) paska diwajibkannya Bahan Bakar Nabati (BBN) sebesar 15 persen.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, Pertamina mengkhawatirkan kerugian yang akan diterima Pertamina paska kebijakan pencampuran Biofeul pada solar.

&quot;Jadi perbedaan harga CPO untuk bisa mengejar harga jual solar itu, oleh  pemerintah akan dicarikan jalan keluar bagaimana mengatasinya,&quot; kata dia di Istana Presiden, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Menurut Dwi, sebagai awal jalan keluar antisipasi kerugian, pemerintah setidaknya memberikan kompensasi terhadap harga CPO. Pasalnya, Pertamina secara langsung siap untuk mengimplementasikan kebijakan biofeul.

&quot;Secepat mungkin bila nanti pemerintah mengeluarkan kompensasi untuk harga CPO dibandingkan harga solar, maka tentu saja kita akan langsung jalan,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) meminta kepada pemerintah untuk segera mencarikan jalan keluar antisipasi kerugian yang akan ditanggung BUMN minyak dan gas (Migas) paska diwajibkannya Bahan Bakar Nabati (BBN) sebesar 15 persen.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, Pertamina mengkhawatirkan kerugian yang akan diterima Pertamina paska kebijakan pencampuran Biofeul pada solar.

&quot;Jadi perbedaan harga CPO untuk bisa mengejar harga jual solar itu, oleh  pemerintah akan dicarikan jalan keluar bagaimana mengatasinya,&quot; kata dia di Istana Presiden, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Menurut Dwi, sebagai awal jalan keluar antisipasi kerugian, pemerintah setidaknya memberikan kompensasi terhadap harga CPO. Pasalnya, Pertamina secara langsung siap untuk mengimplementasikan kebijakan biofeul.

&quot;Secepat mungkin bila nanti pemerintah mengeluarkan kompensasi untuk harga CPO dibandingkan harga solar, maka tentu saja kita akan langsung jalan,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
