<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agus Marto Prediksi Inflasi Maret Terbesar dalam 7 Tahun   </title><description>Inflasi Maret 2015 ini akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi inflasi di Maret dalam tujuh tahun terakhir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/27/20/1125167/agus-marto-prediksi-inflasi-maret-terbesar-dalam-7-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/03/27/20/1125167/agus-marto-prediksi-inflasi-maret-terbesar-dalam-7-tahun"/><item><title>Agus Marto Prediksi Inflasi Maret Terbesar dalam 7 Tahun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/27/20/1125167/agus-marto-prediksi-inflasi-maret-terbesar-dalam-7-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/03/27/20/1125167/agus-marto-prediksi-inflasi-maret-terbesar-dalam-7-tahun</guid><pubDate>Jum'at 27 Maret 2015 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/27/20/1125167/agus-marto-prediksi-inflasi-maret-terbesar-dalam-7-tahun-I1Rtdu36ej.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Agus DW Martowardojo. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/27/20/1125167/agus-marto-prediksi-inflasi-maret-terbesar-dalam-7-tahun-I1Rtdu36ej.jpg</image><title>Gubernur BI Agus DW Martowardojo. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebutkan tingkat inflasi pada Maret akan melonjak jika dibandingkan dengan inflasi Februari. Meski demikian, kenaikan ini diperkirakan tidak akan membawa inflasi tahunan melonjak.


&quot;Inflasi Maret ada, mungkin antara 0,27 sampai 0,3 persen,&quot; kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat ditemui di komplek Gedung BI, Jumat (27/3/2015).
Lebih lanjut dia menjelaskan, inflasi Maret 2015 ini akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi inflasi di Maret dalam tujuh tahun terakhir. &quot;Rata-rata inflasi Maret tujuh tahun terakhir itu di kisaran 0,21 persen. Kalau Maret ini kan 0,27 sampai 0,3 persen ini wajar,&quot; lanjutnya.
Dia menyebutkan inflasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa komoditas seperti beras, bawang, bensin. Namun, inflasi juga tertolong dengan deflasi yang disumbang oleh daging ayam telur ayam.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/04/10/9536/59361_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Sementara itu terkait pelemahan nilai tukar, Agus Marto mengatakan sedikit mempengaruhi tingkat inflasi. &quot;Secara umum , tentu ada dampak dari nilai tukar tapi kalau nilai tukar yang ada sekarang ini sebetulnya dibanding minggu lalu sudah ada perbaikan. Jadi dampaknya tidak terlalu,&quot; sebutnya.
Kendati demikian, mantan Menteri Keuangan ini menilai inflasi secara umum masih cukup terkendali dan masih sejalan dengan target BI di kisaran 4 plus minus 1 persen di tahun 2015 dan 2016. &quot;Ini masih terkendali dan sesuai target karena kebijakan pemerintah dan koordinasi di pusat dan daerah baik,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebutkan tingkat inflasi pada Maret akan melonjak jika dibandingkan dengan inflasi Februari. Meski demikian, kenaikan ini diperkirakan tidak akan membawa inflasi tahunan melonjak.


&quot;Inflasi Maret ada, mungkin antara 0,27 sampai 0,3 persen,&quot; kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat ditemui di komplek Gedung BI, Jumat (27/3/2015).
Lebih lanjut dia menjelaskan, inflasi Maret 2015 ini akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi inflasi di Maret dalam tujuh tahun terakhir. &quot;Rata-rata inflasi Maret tujuh tahun terakhir itu di kisaran 0,21 persen. Kalau Maret ini kan 0,27 sampai 0,3 persen ini wajar,&quot; lanjutnya.
Dia menyebutkan inflasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa komoditas seperti beras, bawang, bensin. Namun, inflasi juga tertolong dengan deflasi yang disumbang oleh daging ayam telur ayam.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/04/10/9536/59361_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Sementara itu terkait pelemahan nilai tukar, Agus Marto mengatakan sedikit mempengaruhi tingkat inflasi. &quot;Secara umum , tentu ada dampak dari nilai tukar tapi kalau nilai tukar yang ada sekarang ini sebetulnya dibanding minggu lalu sudah ada perbaikan. Jadi dampaknya tidak terlalu,&quot; sebutnya.
Kendati demikian, mantan Menteri Keuangan ini menilai inflasi secara umum masih cukup terkendali dan masih sejalan dengan target BI di kisaran 4 plus minus 1 persen di tahun 2015 dan 2016. &quot;Ini masih terkendali dan sesuai target karena kebijakan pemerintah dan koordinasi di pusat dan daerah baik,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
