<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Keselamatan Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Diragukan   </title><description>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta pembangunan Pelabuhan Cilamaya dikaji ulang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/28/320/1125737/keselamatan-pembangunan-pelabuhan-cilamaya-diragukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/03/28/320/1125737/keselamatan-pembangunan-pelabuhan-cilamaya-diragukan"/><item><title>   Keselamatan Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Diragukan   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/03/28/320/1125737/keselamatan-pembangunan-pelabuhan-cilamaya-diragukan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/03/28/320/1125737/keselamatan-pembangunan-pelabuhan-cilamaya-diragukan</guid><pubDate>Sabtu 28 Maret 2015 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/28/320/1125737/keselamatan-pembangunan-pelabuhan-cilamaya-diragukan-JtFLZVYQ85.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pelabuhan. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/28/320/1125737/keselamatan-pembangunan-pelabuhan-cilamaya-diragukan-JtFLZVYQ85.jpg</image><title>Ilustrasi pelabuhan. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta pembangunan Pelabuhan Cilamaya dikaji ulang. Pasalnya faktor keselamatan jika pelabuhan tersebut dibangun masih diragukan.

Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, I Gusti Nyoman Wiratmaja, mengatakan kekhawatiran tersebut muncul lantaran pelabuhan tersebut overlap dengan wilayah kerja migas.

&quot;Wacana pelabuhan Cilamaya overlap dengan wilayah kerja migas. Di dunia industri migas yang paling penting adalah safety,&quot; ungkapnya, di Jakarta, Sabtu (28/3/2015).

Wiratmaja menambahkan, di daerah yang akan dibangun Pelabuhan Cilayama alurnya akan melewati fasilitas produksi minyak. &quot;Yang dilewati ini tidak hanya pipa ada 250 platform, kalau pelabuhan ini dibangun, di sini betul-betul kajian risk-nya harus dilakukan dengan teliti,&quot; sebutnya.

Dia mengatakan jika pelabuhan tetap dipaksakan untuk dibangun, pipa-pipa tersebut harus di alokasi. Selain itu, pemindahan pipa juga memerlukan biaya yang tidak sedikit.

&quot;Soal safety harus dikaji lebih dalam lagi, nomor satu itu safety, Kalau dari sisi safety benar-benar enggak safe, pemindahan pipa atau relokasi. Risk-nya cukup tinggi,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta pembangunan Pelabuhan Cilamaya dikaji ulang. Pasalnya faktor keselamatan jika pelabuhan tersebut dibangun masih diragukan.

Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, I Gusti Nyoman Wiratmaja, mengatakan kekhawatiran tersebut muncul lantaran pelabuhan tersebut overlap dengan wilayah kerja migas.

&quot;Wacana pelabuhan Cilamaya overlap dengan wilayah kerja migas. Di dunia industri migas yang paling penting adalah safety,&quot; ungkapnya, di Jakarta, Sabtu (28/3/2015).

Wiratmaja menambahkan, di daerah yang akan dibangun Pelabuhan Cilayama alurnya akan melewati fasilitas produksi minyak. &quot;Yang dilewati ini tidak hanya pipa ada 250 platform, kalau pelabuhan ini dibangun, di sini betul-betul kajian risk-nya harus dilakukan dengan teliti,&quot; sebutnya.

Dia mengatakan jika pelabuhan tetap dipaksakan untuk dibangun, pipa-pipa tersebut harus di alokasi. Selain itu, pemindahan pipa juga memerlukan biaya yang tidak sedikit.

&quot;Soal safety harus dikaji lebih dalam lagi, nomor satu itu safety, Kalau dari sisi safety benar-benar enggak safe, pemindahan pipa atau relokasi. Risk-nya cukup tinggi,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
