<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Diminta Jujur Soal Harga Keekonomian BBM</title><description>Ada kesalahan  pandangan terkait harga keekonomian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON  88 yang diterapkan oleh PT Pertamina.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/01/19/1127695/pertamina-diminta-jujur-soal-harga-keekonomian-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/01/19/1127695/pertamina-diminta-jujur-soal-harga-keekonomian-bbm"/><item><title>Pertamina Diminta Jujur Soal Harga Keekonomian BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/01/19/1127695/pertamina-diminta-jujur-soal-harga-keekonomian-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/01/19/1127695/pertamina-diminta-jujur-soal-harga-keekonomian-bbm</guid><pubDate>Rabu 01 April 2015 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/01/19/1127695/pertamina-diminta-jujur-soal-harga-keekonomian-bbm-t3EE6ZYjd9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina Diminta Jujur Soal Harga Keekonomian BBM (Faisal Basri: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/01/19/1127695/pertamina-diminta-jujur-soal-harga-keekonomian-bbm-t3EE6ZYjd9.jpg</image><title>Pertamina Diminta Jujur Soal Harga Keekonomian BBM (Faisal Basri: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) menyebutkan ada kesalahan pandangan terkait harga keekonomian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 88 yang telah diterapkan selama ini oleh PT Pertamina (Persero).

Di mana, Pertamina mengklaim bahwa harga BBM dengan kadar Ron 88 yang pada beberapa waktu lalu sempat menyentuh Rp6.800 per liter paling murah dibandingkan dengan negara lain. Namun, hal tersebut ternyata salah, negara lain yang mengikuti harga keekonomian harga BBM dengan kualitas baik justru lebih murah.

Ketua Tim RTKM Faisal Basri mengatakan, jika melihat perbandingan harga BBM di beberapa negara Asia, perbandingan gasoline dan gasoil di Indonesia dengan negara lain harus apple to apple.

&quot;Harga rata-rata minyak dengan jenis gasoline yang medium, karena yang imperior seperti Premium sudah tidak ada. Jadi menurut global Petroprices Gasoline di Indonesia itu 0,67 sen dolar itu keluar harga Pertamax. Nah Rp8.700. Pas segitu. Tapi kok Pertamina tiba-tiba memaksakan diri pakai premium. Semua pake gasoline medium, eh pertamina pakai premium. Ya Tentu saja lebih murah,&quot; kata Faisal di Kantornya, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Menurut Faisal, jikalau Indonesia menggunakan kadar Ron 92, dengan hitungan yang sudah ada tersebut atau menggunakan data dari Global Petrolprice maka harga BBM di Indonesia tidak akan menjadi yang paling mahal dan juga tidak menjadi yang paling murah.

&quot;Paling tidak Malaysia yang paling murah. Nah Apakah kita rela strategi komunikasi seperti ini terjadi di Indonesia. Saya pribadi tidak rela,&quot; tambahnya.

Dirinya pun menyebutkan bahwa selama ini harga keekonomian yang telah dibeberkan PT Pertamina (Persero) bukan harga keekonomian yang sesungguhnya, akan tetapi harga ketidakefisienan.

&quot;Kami berharap (Pertamina) jujur kepada Rakyat. Pertamina menunjukan komponen yang membuat mereka tidak efisien, supaya kita bantu sama-sama. kalau ada maling kita gebukin sama-sama, kita tidak dalam posisi melemahkan Pertamina. Kita ingin Pertamina kuat. Tapi dengan cara yang benar,&quot; imbuhnya.

Berikut harga BBM RON 92 dari beberapa negara di Asia per liternya:

1. Kamboja Rp17.254
2. Laos Rp16.727
3. China Rp14.225
4. Thailand 14.225
5. India Rp13.698
6. Filipina Rp12.644
7. Vietnam RP11.195
8. Malaysia Rp6.849.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) menyebutkan ada kesalahan pandangan terkait harga keekonomian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 88 yang telah diterapkan selama ini oleh PT Pertamina (Persero).

Di mana, Pertamina mengklaim bahwa harga BBM dengan kadar Ron 88 yang pada beberapa waktu lalu sempat menyentuh Rp6.800 per liter paling murah dibandingkan dengan negara lain. Namun, hal tersebut ternyata salah, negara lain yang mengikuti harga keekonomian harga BBM dengan kualitas baik justru lebih murah.

Ketua Tim RTKM Faisal Basri mengatakan, jika melihat perbandingan harga BBM di beberapa negara Asia, perbandingan gasoline dan gasoil di Indonesia dengan negara lain harus apple to apple.

&quot;Harga rata-rata minyak dengan jenis gasoline yang medium, karena yang imperior seperti Premium sudah tidak ada. Jadi menurut global Petroprices Gasoline di Indonesia itu 0,67 sen dolar itu keluar harga Pertamax. Nah Rp8.700. Pas segitu. Tapi kok Pertamina tiba-tiba memaksakan diri pakai premium. Semua pake gasoline medium, eh pertamina pakai premium. Ya Tentu saja lebih murah,&quot; kata Faisal di Kantornya, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Menurut Faisal, jikalau Indonesia menggunakan kadar Ron 92, dengan hitungan yang sudah ada tersebut atau menggunakan data dari Global Petrolprice maka harga BBM di Indonesia tidak akan menjadi yang paling mahal dan juga tidak menjadi yang paling murah.

&quot;Paling tidak Malaysia yang paling murah. Nah Apakah kita rela strategi komunikasi seperti ini terjadi di Indonesia. Saya pribadi tidak rela,&quot; tambahnya.

Dirinya pun menyebutkan bahwa selama ini harga keekonomian yang telah dibeberkan PT Pertamina (Persero) bukan harga keekonomian yang sesungguhnya, akan tetapi harga ketidakefisienan.

&quot;Kami berharap (Pertamina) jujur kepada Rakyat. Pertamina menunjukan komponen yang membuat mereka tidak efisien, supaya kita bantu sama-sama. kalau ada maling kita gebukin sama-sama, kita tidak dalam posisi melemahkan Pertamina. Kita ingin Pertamina kuat. Tapi dengan cara yang benar,&quot; imbuhnya.

Berikut harga BBM RON 92 dari beberapa negara di Asia per liternya:

1. Kamboja Rp17.254
2. Laos Rp16.727
3. China Rp14.225
4. Thailand 14.225
5. India Rp13.698
6. Filipina Rp12.644
7. Vietnam RP11.195
8. Malaysia Rp6.849.
</content:encoded></item></channel></rss>
