<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Pertamina Jual Bensin Lebih Mahal</title><description>Saat ini Pertamina harus menyiapkan cadangan BBM, itulah yang menjadikan tambahan biaya berdampak pada pembebanan  terhadap pembeli.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/15/19/1134659/alasan-pertamina-jual-bensin-lebih-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/15/19/1134659/alasan-pertamina-jual-bensin-lebih-mahal"/><item><title>Alasan Pertamina Jual Bensin Lebih Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/15/19/1134659/alasan-pertamina-jual-bensin-lebih-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/15/19/1134659/alasan-pertamina-jual-bensin-lebih-mahal</guid><pubDate>Rabu 15 April 2015 17:31 WIB</pubDate><dc:creator>Prabawati Sriningrum </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/15/19/1134659/alasan-pertamina-jual-bensin-lebih-mahal-TQ7ClsosLd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/15/19/1134659/alasan-pertamina-jual-bensin-lebih-mahal-TQ7ClsosLd.jpg</image><title>Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pertamina mengungkapkan penyebab utama harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium dan Solar lebih mahal dibandingkan penjual migas swasta, lantaran perseroan terbebani dengan adanya biaya pengiriman.

&quot;Badan usaha swasta diberikan kebebasan menjual BBM, sedangkan Pertamina diwajibkan menjual BBM ke seluruh Tanah Air. Tugas ini yang membuat beban keuangan Pertamina bertambah,&quot; ungkap Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Terlebih, saat ini Pertamina harus menyiapkan cadangan BBM. Sehingga, permasalahan itulah yang menjadikan tambahan biaya berdampak pada pembebanan terhadap pembeli. &quot;Pertamina memiliki cadangan beban investor cadangan nasional 20 hari,&quot; ujarnya.

Senada, Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, bila BBM yang dijual Pertamina tersebut juga telah terdapat tambahan Pajak Bahan Bakar Kendaraan (PBBKB) oleh pemerintah daerah. &quot;Itu juga ada dalam formula alfa,&quot; jelasnya.

Menurutnya, pemberlakuan PBBKB pada setiap pemerintah daerah memiliki perbedaan, dan tidak diberlakukan bagi unit usaha lain. Hal inilah yang membuat harga jual produk Pertamina menjadi lebih mahal.

&quot;Setiap Pemerintah Daerah berbeda-beda ada yang 17 persen dan 10 persen. Hal ini juga menyebabkan harga jual BBM untuk industri dari Pertamina lebih mahal ketimbang badan usaha lain,&quot; tandas Bambang.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pertamina mengungkapkan penyebab utama harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium dan Solar lebih mahal dibandingkan penjual migas swasta, lantaran perseroan terbebani dengan adanya biaya pengiriman.

&quot;Badan usaha swasta diberikan kebebasan menjual BBM, sedangkan Pertamina diwajibkan menjual BBM ke seluruh Tanah Air. Tugas ini yang membuat beban keuangan Pertamina bertambah,&quot; ungkap Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Terlebih, saat ini Pertamina harus menyiapkan cadangan BBM. Sehingga, permasalahan itulah yang menjadikan tambahan biaya berdampak pada pembebanan terhadap pembeli. &quot;Pertamina memiliki cadangan beban investor cadangan nasional 20 hari,&quot; ujarnya.

Senada, Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, bila BBM yang dijual Pertamina tersebut juga telah terdapat tambahan Pajak Bahan Bakar Kendaraan (PBBKB) oleh pemerintah daerah. &quot;Itu juga ada dalam formula alfa,&quot; jelasnya.

Menurutnya, pemberlakuan PBBKB pada setiap pemerintah daerah memiliki perbedaan, dan tidak diberlakukan bagi unit usaha lain. Hal inilah yang membuat harga jual produk Pertamina menjadi lebih mahal.

&quot;Setiap Pemerintah Daerah berbeda-beda ada yang 17 persen dan 10 persen. Hal ini juga menyebabkan harga jual BBM untuk industri dari Pertamina lebih mahal ketimbang badan usaha lain,&quot; tandas Bambang.
</content:encoded></item></channel></rss>
