<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Mebel Curhat Sulit Raih Pinjaman dari Bank BUMN</title><description>Pengusaha mebel dan furniture yang tergabung dalam AMKRI mengeluh sulitnya mendapatkan akses  pinjaman yang besar dari perbankan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/15/320/1134784/pengusaha-mebel-curhat-sulit-raih-pinjaman-dari-bank-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/15/320/1134784/pengusaha-mebel-curhat-sulit-raih-pinjaman-dari-bank-bumn"/><item><title>Pengusaha Mebel Curhat Sulit Raih Pinjaman dari Bank BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/15/320/1134784/pengusaha-mebel-curhat-sulit-raih-pinjaman-dari-bank-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/15/320/1134784/pengusaha-mebel-curhat-sulit-raih-pinjaman-dari-bank-bumn</guid><pubDate>Rabu 15 April 2015 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/15/320/1134784/pengusaha-mebel-curhat-sulit-raih-pinjaman-dari-bank-bumn-nyS4A2TGAv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengusaha Mebel Curhat Sulit Raih Pinjaman dari Bank BUMN (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/15/320/1134784/pengusaha-mebel-curhat-sulit-raih-pinjaman-dari-bank-bumn-nyS4A2TGAv.jpg</image><title>Pengusaha Mebel Curhat Sulit Raih Pinjaman dari Bank BUMN (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pengusaha mebel dan furniture yang tergabung dalam Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) mengeluh sulitnya mendapatkan akses pinjaman yang besar dari perbankan  didepan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

&quot;Pengusaha furniture dan handycraft industri kecil itu harus diberi akses yang sama terhadap perbankan bahwa jumlah kreditnya tidak sama no problem. Tapi aksesnya harus sama,&quot; kata Soenoto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Menurut Soenoto, pihaknya tidak mempermasalhkan jumlah nominal dari yang didapatkan pengusaha kecil jika dibandingkan pengusaha besar.

&quot;Bahwa pengusaha besar dapat Rp100 miliar, pengusaha kecil dapat Rp100 juta enggak masalah. Tapi akses how to getting the loan harus disamakan,&quot; tegasnya.

Diakui dirinya, selama ini perbankan pelat merah memandang negatif terhadap pengusaha furniture dan handycraft.

&quot;Bahwa di tempat orang deposito 6 persen. Tapi kenapa harus di 12 persen,&quot; tukasnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Pengusaha mebel dan furniture yang tergabung dalam Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) mengeluh sulitnya mendapatkan akses pinjaman yang besar dari perbankan  didepan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

&quot;Pengusaha furniture dan handycraft industri kecil itu harus diberi akses yang sama terhadap perbankan bahwa jumlah kreditnya tidak sama no problem. Tapi aksesnya harus sama,&quot; kata Soenoto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Menurut Soenoto, pihaknya tidak mempermasalhkan jumlah nominal dari yang didapatkan pengusaha kecil jika dibandingkan pengusaha besar.

&quot;Bahwa pengusaha besar dapat Rp100 miliar, pengusaha kecil dapat Rp100 juta enggak masalah. Tapi akses how to getting the loan harus disamakan,&quot; tegasnya.

Diakui dirinya, selama ini perbankan pelat merah memandang negatif terhadap pengusaha furniture dan handycraft.

&quot;Bahwa di tempat orang deposito 6 persen. Tapi kenapa harus di 12 persen,&quot; tukasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
