<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SPBU Asing Diminta Tak Jual BBM RON 90 Pertalite</title><description>Para pengusaha SPBU mengaku tidak  keberatan jika premium akan di hapus di kota-kota besar dan diganti  dengan produk baru RON 90 Pertalite.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/16/19/1135313/spbu-asing-diminta-tak-jual-bbm-ron-90-pertalite</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/16/19/1135313/spbu-asing-diminta-tak-jual-bbm-ron-90-pertalite"/><item><title>SPBU Asing Diminta Tak Jual BBM RON 90 Pertalite</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/16/19/1135313/spbu-asing-diminta-tak-jual-bbm-ron-90-pertalite</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/16/19/1135313/spbu-asing-diminta-tak-jual-bbm-ron-90-pertalite</guid><pubDate>Kamis 16 April 2015 19:48 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/16/19/1135313/spbu-asing-diminta-tak-jual-bbm-ron-90-pertalite-f1hJT0WvlT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/16/19/1135313/spbu-asing-diminta-tak-jual-bbm-ron-90-pertalite-f1hJT0WvlT.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Para pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengaku tidak keberatan jika premium akan di hapus di kota-kota besar dan diganti dengan produk baru RON 90 Pertalite. Asalkan selama kompetitor SPBU asing tidak menjual produk dengan RON yang sama.

&quot;Ini kan oktan 90, merekakan belum punya. Jadi kalau  premium diganti dengan RON 90 secara bisnis enggak masalah,&quot; ujar Ketua II DPP Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) M Ismeth kepada Okezone, Kamis (16/4/2015).

Namun sebaliknya, jika SPBU asing juga mengeluarkan produk yang sama, maka SPBU Pertamina bisa terancam. Pasalnya SPBU asing terkadang berani untuk mematok harga yang lebih murah.

&quot;Kita tinggal lihat saja nantinya kompetitor punya enggak RON 90.  Kalau punya, pasti persaingan semakin ketat. Selama ini kan premium itu enggak ada saingannya,&quot; imbuhnya.

Meskipun begitu, Ismeth mengaku mau tidak mau harus bersiap terkait rencana yang digulirkan oleh Pertamina tersebut. Rencananya Pertamina akan meluncurkan produk barunya tersebut pada bulan May mendatang.

&quot;Saya kira kita mau enggak mau harus siap kalau ditentukan seperti itu. Kita kan hanya menyalurkan, kalau produknya enggak ada (premium) ya apa boleh buat,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Para pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengaku tidak keberatan jika premium akan di hapus di kota-kota besar dan diganti dengan produk baru RON 90 Pertalite. Asalkan selama kompetitor SPBU asing tidak menjual produk dengan RON yang sama.

&quot;Ini kan oktan 90, merekakan belum punya. Jadi kalau  premium diganti dengan RON 90 secara bisnis enggak masalah,&quot; ujar Ketua II DPP Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) M Ismeth kepada Okezone, Kamis (16/4/2015).

Namun sebaliknya, jika SPBU asing juga mengeluarkan produk yang sama, maka SPBU Pertamina bisa terancam. Pasalnya SPBU asing terkadang berani untuk mematok harga yang lebih murah.

&quot;Kita tinggal lihat saja nantinya kompetitor punya enggak RON 90.  Kalau punya, pasti persaingan semakin ketat. Selama ini kan premium itu enggak ada saingannya,&quot; imbuhnya.

Meskipun begitu, Ismeth mengaku mau tidak mau harus bersiap terkait rencana yang digulirkan oleh Pertamina tersebut. Rencananya Pertamina akan meluncurkan produk barunya tersebut pada bulan May mendatang.

&quot;Saya kira kita mau enggak mau harus siap kalau ditentukan seperti itu. Kita kan hanya menyalurkan, kalau produknya enggak ada (premium) ya apa boleh buat,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
